Presentasikan SaDaINA-SUMUTSebagai Proyek Perubahan PKN II, Kadis Kominfo Sumut dapat Apresiasi
Pagurawannews, MEDAN – Portal SaDaINA-SUMUT yang dipresentasikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut) Dr. Ilyas S Sitorus mendapat apresiasi penguji. Portal SaDaINA-SUMUT tersebut merupakan portal data tingkat Sumatera Utara yang sangat dibutuhkan Sumut saat ini.
SaDaINA-SUMUT merupakan portal data sektoral dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Sumut. Dengan kata lain, SaDaINA-SUMUT akan menjadi induk data sektoral dari OPD Kabupaten/Kota termasuk Pemprov Sumut.
“Kita sangat butuh di era saat ini, inovasinya luar biasa dan data ini bisa menjadi indikator OPD dalam membuat perencanaan atau kebijakan tertentu,” kata Penguji Kelompok 2 Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II BPSDM Sumut, dr. Alwi Mujahit Hasibuan, M.Kes Rabu (26/7) di BPSDM Sumut, Jalan Ngalengko Nomor 1, Medan.
Hanya saja, masalah yang sering terjadi pada induk data adalah keterbaruan (update) data, sehingga sulit untuk dijadikan rujukan. Karena itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumut tersebut, inovasi ini harus bersifat mengikat kuat dengan pengelolanya di setiap OPD.
“Datanya bersumber dari OPD-OPD sebagai Wali data pendukung, karena ini sangat penting harus ada peraturan yang mengikat lebih detail terkait pengelolaannya di masing-masing OPD, dan ini butuh dukungan kuat dari seluruh pihak karena kita sangat butuh induk data seperti ini,” kata Alwi Mujahit.
Sementara Dr. Zulkifli selaku Mentor mengatakan bahwa Proper Sdr. Dr. Ilyas Sitorus menjadi jawaban atas kebutuhan terhadap seluruh data yang bisa diakses dalam satu wadah. Valid, kredibel, akurat, mutahir dan mudah di akses oleh seluruh pengguna yg membutuhkan dan berdampak positif dan berhasil guna utk peningkatan kualitas perencanaan kebijakan pembangunan daerah. Serta menjadikan data semakin berkualitas, dapat dibagi pakaikan antar instansi pusat dan daerah serta yang membutuhkan termasuk DuDi (Dunia Usaha dan Dunia Industri), papar Zulkifli saat memperkuat dan memberikan dukungan berkelanjutan Proyek Perubahan Dr. Ilyas.
Kepala Dinas Kominfo Sumut Ilyas Sitorus mengatakan, Proyek Perubahan ini didasarkan karena belum tuntasnya masalah Satu Data Indonesia Tingkat Sumatera Utara, padahal Perpresnya sudah hampir lima tahun yang lalu.
Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia (SDI) yang turunannya berupa PERGUB SDI Tingkat Sumatera Utara pada Februari 2023 yang lalu dimana Pembina Data Daerah adalah BPS Provsu , Koordinator Forum Satu Data Daerah adalah Bapedalitbang Provsu dan Wali Data Daerah adalah Diskominfo Provsu, Papar Ilyas.
Dalam Propernya Ilyas mengatakan dan memberikan keyakinan kepada Penguji dan Coach Dr. Hironymus Ghodang bahwa Keberlanjutan Proyek Perubahannya akan berlanjut, tidak hanya berhenti sampai disini, makanya dibutuhkan dukungan Mentor dan Stakeholder terkait serta semua Ka OPD serta menyakinkan bahwa ada jaminan keberlanjutan yang dituangkan dalam sasaran kinerja pegawai (SKP) kan menjadi beban kerja yang harus dicapai sebagai salah satu komponen yg harus terpenuhi sebagai indikator keberhasilan orgnisasi Dinas Kominfo Sumatera Utara, terang Ncekli safaan akrab Ilyas.
Ilyas juga menyampaikan keunggulan Propernya antara lain, Lebih efisien dan praktis, lebih akuray dan terukur, meningkatkan efektifitas dan efisiensi dan meningkatkan kualitas layanan serta meningkatkan transparansi.
Ilyas berharap, induk data yang namanya diambil dari bahasa Batak SaDaINA-SUMUT (satu mamak/ibu) bisa menjadi sumber data pemerintah dalam membuat perencanaan, pengambilan kebijakan ataupun keputusan. Dia juga ingin, implementasi ini benar-benar terlaksana secara menyeluruh untuk membentuk data yang berkualitas tentunya sangat butuh dukungan banyak pihak.
Ilyas juga diakhir paparannya memperlihatkan Portal SaDaINA-SUMUT dan mensimulasikannya sehingga akan sangat berguna untuk menentukan kebijakan,” terang Ilyas.
Hadir pada seminar PKN II yang diselenggarakan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumut, antara lain pelatih/Coach kelompok 2 PKN BPSDM Sumut Dr. Hironymus Ghodang sebagai moderator dan Sekretaris Dewan DPRD Sumut Zulkifli, Penguji dr. Alwi Mujaglhit Hasibuan, M. Kes dan Peserta PKN II Angkatan IX Tahun 2023 serta LO seminar BPSDM Sumut.** (H15/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut Ilyas S Sitorus mempresentasikan Portal SADAINA atau Satu Data Indonesia pada Seminar Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional II yang diselenggarakan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumut, Jalan Ngalengko No. 1, Medan, Rabu (26/07/2023). (Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut / Imam Syahputra)
IPM Sumut tumbuh 0,71%, Indikator Masyarakat Tambah Sejahtera
Pagurawannews, MEDAN - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut). Tahun 2022, IPM di Provinsi Sumut tercatat 72,71%, atau tumbuh 0,71% jika dibanding tahun 2021 tercatat 72,00%.
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut Ilyas Sitorus mengatakan IPM merupakan indikator yang digunakan untuk melihat perkembangan pembangunan suatu daerah dalam jangka panjang. Dari sana, kata Ilyas, akan dilihat soal kemajuan pembangunan manusia.
“Pemprov Sumut tahun 2023 ini bakal memfokuskan pembangunan infrastruktur jalan dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui program-program yang telah direncanakan,” ucapnya kepada wartawan di Medan, Senin (24/7).
Komponen IPM merujuk pada angka harapan hidup, melek huruf, rata-rata lama sekolah, pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan. Secara umum, pembangunan manusia Indonesia terus mengalami kemajuan selama periode 2010 hingga 2019. IPM Indonesia meningkat dari 66,53% pada tahun 2010 menjadi 71,92% pada tahun 2019, dan pada 2020 mencapai 71,77%.
“Angka harapan hidup di Sumut pada tahun 2022 mencapai 69,61%. Naik dibanding tahun 2021 yang angkanya 69,23%,” ucapnya.
Hal itu sejalan dengan implementasi visi misi Pemprov Sumut dibawah kepemimpinan Gubernur Edy Rahamayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah, yakni Sumut yang maju, aman, dan bermartabat. Adapun misi Pemprov Sumut adalah mewujudkan masyarakat Sumut yang bermartabat dalam kehidupan, dalam politik, dalam pendidikan, dalam pergaulan dan dalam lingkungan.
Dari visi dan misi tersebut, ditetapkan prioritas pembangunan yang ditujukan pada peningkatan kesempatan kerja, peningkatan dan pemenuhan akses pendidikan, pembangunan infrastruktur yang baik dan berwawasan lingkungan, penyediaan layanan kesehatan yang berkualitas, serta peningkatan daya saing melalui sektor agraris dan pariwisata.
“Pemprov Sumut tetap harus bekerja keras untuk mencapai taget visi dan misi dengan menjalin kerjasama dengan stakeholder,” ujarnya.
Seperti diketahui, Pemprov Sumut bakal membangun infrastruktur jalan di Sumut sepanjang 450 kilometer yang menggunakan metode multi years. Sedangkan pada sektor pembangunan SDM, Pemprov Sumut bakal mendorong pelajar untuk lebih rajin membaca melalui pojok baca dan pengembangan perpustakaan yang tersedia di 33 kabupaten/kota bahkan sampai ke desa.
Selain itu, kata Ilyas, untuk meningkatkan sumberdaya manusia, Gubernur Edy Ramhayadi juga telah menaikkan honor guru dari Rp40 ribu per jam menjadi Rp90 ribu per jam. Tujuannya untuk menaikkan kesejahteraan para guru honor yang ada di Sumut.
“Ada juga pemberian beasiswa kepada pelajar dari Pemprov Sumut. Hal ini sebagai salah satu cara meningkatkan sumber daya manusia. Beasiswa yang diberikan mulai dari mahasiswa S1, S-2, dan S-3,” pungkasnya. ** (DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Dr. Ilyas S Sitorus. (Dok/DISKOMINFO SUMUT)
Edy Rahmayadi Bantu Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Terhadap 20.400 Pekerja Rentan
Pagurawannews, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi tetap memberikan perhatian khusus kepada para pekerja rentan, seperti pemulung, tukang becak, buruh bangunan, petani, nelayan, pekerja keagamaan, pedagang kecil, peternak, dan lainnya. Melalui APBD tahun 2023, Gubernur telah memberikan iuran perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi 20.400 pekerja rentan di Sumut.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas S Sitorus kepada wartawan di Medan, Selasa (11/7). "Mengikutsertakan para pekerja rentan ini dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) merupakan terobosan dalam pengentasan kemiskinan di Sumut," kata Ilyas Sitorus.
Dijelaskan Ilyas, program perlindungan jaminan sosial yang diberikan pada para pekerja rentan tersebut adalah Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Program ini dianggarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut sejak tahun 2022, melalui Dinas Ketenagakerjaan Sumut.
Lebih lanjut, Ilyas menerangkan, JKK adalah manfaat berupa uang tunai atau pelayanan perawatan kecelakaan kerja yang diberikan saat peserta mengalami kecelakaan kerja. Termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya, serta penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja.
"Program ini akan sangat membantu pekerja, dimana untuk biaya pengobatan tidak ada batasan biaya sampai dengan peserta sembuh total," kata Ilyas.
JKM adalah manfaat uang tunai yang diberikan kepada ahli waris pekerja yang meninggal dunia dengan penyebab apapun atau bukan karena kecelakaan kerja. Selain santunan kematian, ahli waris juga akan menerima manfaat layanan tambahan berupa beasiswa pendidikan sampai dengan perguruan tinggi untuk dua orang anak, yang diberikan dengan ketentuan minimal kepesertaan tiga tahun.
"Pemprov Sumut berkomitmen bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk terus memperluas coverage BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, sebagai pencegahan risiko sosial di wilayah Sumut," ujar Ilyas.
Sebagai informasi, pekerja rentan adalah pekerja informal yang seringkali bekerja di lingkungan tidak aman, berisiko tinggi, berpenghasilan rendah. Sehingga tidak mampu membayar iuran jaminan sosial Ketenagakerjaan secara mandiri dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Badan Penyelenggaea Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut Henky Rhosidien memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemprov Sumut atas perhatiannya terhadap pekerja rentan di Sumut. Pemberian bantuan tersebut menunjukkan kehadiran Pemprov Sumut di tengah masyarakat dalam hal perlindungan dan kesejahteraan masyarakat Sumut.
Program BPJS Ketenagakerjaan dikembangkan oleh pemerintah untuk melindungi tenaga kerja atas risiko pekerjaannya. Dikatakan Henky, setiap pekerjaan memiliki risiko. Jaminan sosial hadir di saat peserta mengalami kecelakaan kerja.
“Apabila peserta meninggal dunia, anak dan istri atau ahli waris tentu terbantu dengan hadirnya BPJS Ketenagakerjaan. Semoga kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan BPJS Ketenagakerjaan terus berlanjut kedepan untuk mewujudkan Sumut Bermartabat,” pungkas Henky. **(H17/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut Abdul Haris Lubis, memberikan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada Pekerja Rentan Bukan Penerima Upah di Hotel Green Hill Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, baru-baru ini. (Dokumen/Disnaker)
Bupati Zahir Minta Petani dan Penyuluh Serius Mengikuti Bimtek BBPOPT
Paggurawannews, Batu Bara - Kementerian Pertanian melalui Dirjen Tanaman Pangan beserta Balai Besar Peramalan Organisme Penggangu Tumbuhan (BBPOPT) menggelar bimbingan teknis peningkatan kapasitas petani dan penyuluh di bidang usaha pertanian di Pendopo Perjuangan Simpang Dolok, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Sabtu (01/07/2023).
Bimtek ini merupakan bentuk realisasi aspirasi yang diusung oleh anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat dan melibatkan ratusan petani serta penyuluh usaha pertanian di Kabupaten Batu Bara.
Dipilihnya Kabupaten batu Bara menjadi salah satu lokasi bimbingan teknis merupakan momentum besar untuk menumbuhkembangkan sektor pertanian Kabupaten Batu Bara mulai dari SDM, pemanfaatan lahan hingga produk dan pengolahan guna menyokong perekonomian masyarakat.
Hadir Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, M.AP., bersama Ketua DPRD Batu Bara M. Safi'i, Sekda Batu Bara Norma Deli Siregar, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Batu Bara Susi Listiawati Ritonga dan sejumlah OPD lainnya.
Bimbingan teknis ini dibuka oleh Djarot Saiful Hidayat secara virtual. Djarot mengatakan melalui bimtek akan memberikan manfaat guna mendorong tumbuhnya ekonomi dari sektor pertanian dan meningkatnya kesejahteraan para petani.
Sementara itu Bupati Zahir dalam sambutannya menekankan kepada seluruh peserta bimtek agar mengikuti bimbingan dengan serius dan totalitas.
"Kepada para petani dan penyuluh harus benar-benar serius mengikuti bimbingan teknis ini agar nantinya keberhasilan program pertanian itu sendiri bisa terwujud," tegas Bupati Zahir.
Bimbingan teknis akan berlangsung selama 2 hari yang tersebar di beberapa tempat di Kabupaten Batu Bara.
(Sumber Kominfo)
Dua Tahun Wafatnya Putri Tercinta, Keluarga Ilyas Sitorus Berdo'a Bersama dan Berbagi dengan Puluhan Anak Yatim Piatu
Pagurawannews.com, Medan - Mengenang dua tahun wafatnya almarhumah Siti Yolanda Rouyas Sitorus Binti Ilyas S Sitorus, putri tercinta Kadis Kominfo Sumut Ilyas S Sitorus, keluarga besar Ilyas menggelar Doa bersama dan berbagi dengan puluhan anak yatim.
Acara yang berlangsung khusyuk dengan suasana penuh religius dan kekeluargaan itu berlangsung Jumat siang (30/6) bakda Shalat Jumat di kediaman Ilyas S Sitorus di Komplek Pondok Surya Helvetia Medan.
Masih dalam suasana hari Tasyrik yang merupakan tiga hari sesudah Idul Adha, yakni pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhulhijah. Sebagaimana diriwayatkan oleh Nabisyah Al-Hadzali, bahwa Rasulullah SAW bersabda "Hari-hari tasyrik adalah hari makan, minum, dan berzikir kepada Allah." (HR. Muslim).
Beberapa sesepuh dan tokoh masyarakat yang hadir berdoa InsyaAllah acara doa bersama dan berbagi dengan anak yatim pada hari Tasyrik ini diijabah oleh Allah SWT dan arwah almarhumah Siti Yolanda Rouyas Sitorus Binti Ilyas S Sitorus ditempatkan oleh Allah SWT di sisi-Nya dengan sebaik-baiknya di Surga Jannatun Na'im.
Almarhumah Siti Yolanda Rouyas Sitorus Binti Ilyas S Sitorus lahir 3 Januari 1998 dan Wafat 30 Juni 2021. Pada saat itu Ilyas S Sitorus menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batubara setelah sebelumnya Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Pemprov Sumut.
Mengenang dua tahun wafatnya almarhumah, Kadis Kominfo Dr. Ilyas S Sitorus dan isteri Roudha Br Damanik, SH., M. Kn., bersama para undangan yang hadir mendo'akan almarhumah berbahagia di Surganya Allah, Allah ampuni salah dan khilafnya, Allah terangi dan lapangkan kuburnya, Allah jadikan kuburnya bahagian dari taman surganya Allah, Allah beri kenikmatan selama di alam barjah. Doa di aminkan anak yatim piatu, jama'ah masjid, jiran tetangga komplek pondok surya, rekan kerja, sahabat dan para sanak keluarga, kaum kerabat, handai tolan, serta juga sejumlah teman almarhumah semasa hayatnya.
Acara diawali makan bersama dan berbagi kasih serta santunan kepada anak-anak yatim piatu kemudian bersama undangan yang berlangsung sampai dengan malam hari diiringi do'a ke hadirat Allah SWT untuk almarhumah tercinta.
Dalam kesempatan itu, Ustad Nurtuah Tanjung mengimami do'a dan memohon kepada Allah Swt untuk Almarhummah, agar ditempatkan di sisi Allah ditempat terbaiknya Allah, Surga Jannatun Na’im serta tausyah singgah.
Ketua/pembinan anak yatim piatu jl. Setia Luhur Sei Sikambing Nizam mengatakan kehadirannya di rumah ahli bait ini bukan yang pertama kali bersama anak-anak yatim piatu ini, melainkan udah belasan kali. Kami selalu di undang baik suka maupun duka bersama anak-anak dan hari ini kami hadir 89 orang semuanya.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat Pemprovsu seperti Kadis Perhubungan Sumut Dr Agustinus S. Si, MT dan Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Dra Manna Wasalwa Lubis MAP, Kadis Koperasi dan UMKN Ir. Suherman, M. Si serta sejumlah Pejabat/Kadis Pemkab Batubara. Para pejabat dan staf Dinas Kominfo Sumut juga turut hadir ikut berdo'a bersama.
Salat Idul Adha Bersama Ribuan Warga, Gubsu Edy Ajak Masyarakat Teladani Keiklasan Nabi Ibrahim
Pagurawannews, Medan - Gubernur Sumatera (Sumut) Edy Rahmayadi mengajak umat muslim untuk meneladani dan menghayati suatu peristiwa besar yang dialami oleh Nabi Ibrahim AS, yakni harus ikhlas merelakan apapun yang paling berharga dalam hidupnya untuk dikurbankan
"Iduladha ini adalah momen kita kembali mengingat dan meneladani kisah Nabi Ibrahim, tentang ketaatannya kepada Allah SWT. Nabi Ibrahim rela mengurbankan anaknya atas perintah Allah. Itulah teladan yang bisa kita petik dari Hari Raya Kurban ini,” kata Gubernur Edy Rahmayadi usai melaksanakan Salat Iduladha 1444 H bersama ribuan warga Kota Medan dan sekitarnya di Lapangan Sepak Bola Mabar, Jalan Mangaan, Medan Deli, Kamis (29/6).
Tampak hadir Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Arief S Trinugroho, Forkopimda Sumut, para tokoh agama dan masyarakat, Kepala Dinas Kominfo Sumut Ilyas Sitorus dan sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sumut lainnya.
Menurut Gubernur Edy Rahmayadi yang hadir bersama Ketua PKK Sumut Nawal Lubis, keteladanan di masa sekarang yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari adalah bisa berbagi sesuatu yang dicintai di jalan Allah, terutama orang-orang mukmin yang ekonomi mampu. Selain itu menanamkan nilai-nilai kepatuhan kepada Allah dan menjaga keharmonisan keluarga antara orang tua dan sebaliknya.
Sementara, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan Syukri Albani Nasution dalam khutbahnya pada Salat Iduladha tersebut menyampaikan, hikmah yang bisa diambil dari perjalanan kehidupan Nabi Ibrahim dan putranya Nabi Ismail yakni sebuah pesan simbolik untuk taat kepada orang tua dalam berbagai hal, selama tidak bertentangan dengan norma-norma yang ada. Misalnya, membantu dengan ikhlas, menyayangi dan menghormati orangtua.
"Iduladha juga menjadi sebuah peristiwa penting untuk memaknai bagaimana Nabi Ismail patuh dan mendengarkan setiap perkataan Nabi Ibrahim, selaku orangtuanya," jelasnya
Menurutnya, jika ditarik dalam konteks kekinian umat muslim dituntut untuk membentuk keluarga yang memiliki akidah dan kadar keimanan yang kuat, serta tidak tergoda akan kehidupan duniawi.
"Kita bentuk dan bina keluarga kita dengan nilai-nilai ke Islaman, jadikan keluarga kita sakinah, mawaddah wa rohmah, yang penuh cinta dan kasih sayang, aqidah yang kuat, bersikap ikhlas, sabar dan taat kepada-Nya," ajaknya
Sebelum meninggalkan lokasi Salat Iduladha, Gubernur Edy Rahmayadi menyapa warga yang hadir dan menerima permintaan masyarakat untuk berswafoto. Selanjutnya rombongan menuju Masjid Al Jihad Medan, untuk menyaksikan penyembelihan hewan kurban. **(H20/DISKOMONFO SUMUT)
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Arief S Trinugroho dan Walikota Medan Bobby Nasution beserta seluruh Forkopimda Sumut melaksanakan Salat Iduladha 1444 H di Lapangan Bola Mabar Jalan Mangaan VI Medan Deli, Kota Medan, Kamis (29/6).
(Foto : Alexander AP Siahaan/Diskominfo Provsu).
Pemprov Sumut, PLN dan PT PSU Jamin Keandalan Listrik PRSU
Pagurawannews, MEDAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut), PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) dan PLN memastikan keandalan pasokan kelistrikan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU). PT PLN menyediakan 1 unit gardu bergerak berkapasitas 630 Kva.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas Sitorus yang mewakili Pemprov Sumut mengapresiasi respons cepat PLN menyelesaikan permasalahan kebutuhan listrik perayaan akbar Rakyat Sumut. Bersama dengan PLN dan PT PSU, Pemprov Sumut menjamin pada pengunjung PRSU kejadian mati listrik akan dapat cepat teratasi.
"Pada dasarnya, untuk menggelar perhelatan rakyat tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) akan selalu bersinergi dengan semua pihak," kata Ilyas, usai meninjau gardu bergerak PLN yang berada di PRSU, Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (19/6).
Gubernur pada dasarnya mengharapkan respons cepat dengan pihak terkait, apabila ada permasalahan di lapangan. Pesta rakyat ini diharapkan berjalan dengan lancar hingga hari akhir penutupan.
"Permintaan Gubernur apabila ada permasalahan di lapangan yang diharapkan beliau adalah respons cepat pihak terkait apabila ada permasalahan, misalnya mati listrik itu PLN bergerak cepat, kita berkoordinasi dengan semua pihak, PLN, TNI, Polri, semuanya, kalau tidak ada koordinasi perhelatan rakyat akbar ini pastilah terhambat," kata Ilyas.
Selain itu, Ilyas juga mengharapkan dukungan dari masyarakat. Ditargetkan sebanyak kurang lebih 400 ribu pengunjung hadir meramaikan PRSU yang digelar hingga 17 Juli 2023.
"Ini kita harapkan dukungan penuh dari masyarakat, kami menargetkan ratusan ribu orang mengunjungi PRSU, pesta rakyat ini menyajikan berbagai pagelaran budaya, promosi wisata, hiburan artis/band ibukota, dan lain-lain, dijamin menariklah," ucap Ilyas.
General Manager PLN UID Sumatera Utara Awaluddin Hafid sangat mengapresiasi acara tahunan ini. Gelaran ini menjadi fokus utama PLN untuk ikut menyukseskan acara, mulai dari pembukaan hingga penutupan nanti. PLN pun menyiagakan petugas PLN sebanyak 6 orang setiap harinya.
"Supply utama sistem kelistrikan di PRSU berasal dari PLN, dalam gelaran ini juga tersedia supply cadangan yaitu 1 buah Genset kapasitas 1250 KVA (Milik PRSU), 4 buah Genset 100 KVA (Milik panitia ) dan 1 buah Gardu Bergerak kapasitas 630 KVA (Milik PLN)," kata Awaludin.
Untuk memastikan kesiapan Petugas PLN ini, Awaluddin langsung melakukan inspeksi kehandalan kelistrikan di PRSU ini. “Inspeksi ini saya lakukan guna memastikan seluruh peralatan dan perlengkapan tersedia dalam kondisi prima dan mencukupi kebutuhan listrik selama acara ini berlangsung. Seluruh petugas dipastikan siaga dan segera bertindak cepat jika ada gangguan yang menyebabkan aliran listrik terganggu” ujar Awaluddin.**(DISKOMINFO SUMUT)











