Pj Gubernur Sumut Hassanudin Lantik Pj Bupati Tapteng, Ingatkan Jaga Kondusivitas Daerah
Pagurawannews, Medan - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Dr. Hassanudin melantik Sugeng Riyanta sebagai Pj Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng). Pada kesempatan tersebut, Hassanudin mengingatkan, Pj Bupati Tapteng agar tetap menjaga kondusivitas daerah pada masa Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024.
“Saya sampaikan, ini juga salah satu urusan mendesak, saudara Pj Bupati memfasilitasi persiapan Pemilu Pilkada serentak, saya mengajak saudara Pj Bupati agar dapat menjaga netralitas ASN dan memelihara kondusivitas masyarakat Tapteng pada Pemilu dan Pilkada serentak,” ujar Hassanudin usai melantik Pj Bupati Tapteng di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Nomor 41, Rabu (15/11).
Hassanudin juga mengharapkan, Pj Bupati Tapteng memberi dukungan pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di daerah, tanpa melakukan intervensi apapun. Serta mengantisipasi gejolak politik sekecil apapun.
“Senantiasa antisipasi gejolak politik sekecil apapun, yang dapat menganggu ketentraman masyarakat,” kata Hassanudin.
Selain itu, Hassanudin juga mengingatkan beberapa hal strategis yang perlu menjadi perhatian. Mulai dari mengenalikan inflasi, mengalokasikan anggaran untuk stimulus ekonomi dan bantuan sosial, serta mewaspadai dampak fenomena super El Nino.
“Cari inovasi dan terobosan, meningkatkan investasi, serta terus dukung program prioritas pemerintah. Seperti penurunan kemiskinan stunting dan hilirisasi industri. Mari memberantas peredaran penggunaan Narkoba,” kata Hassanudin.
Pj Bupati Tapteng Dr. Sugeng Riyanta usai dilantik menegaskan, bahwa netralitas ASN adalah sesuatu yang mutlak. “Dengan netralitas semua bisa diayomi, Pemilu pun berjalan dengan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil,” katanya.
Selain itu, Sugeng menjamin, apabila ada ASN yang tidak netral pada Pemilu dan Pilkada akan segera dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Presiden sudah memberikan arahan, Gubernur juga sudah memberikan arahan, semua juga sudah tertuang dalam UU ASN, ASN ini harus netral, apabila ada pelanggaran hukum pasti ada sanksinya,” katanya.
Diketahui, sebelum dilantik sebagai Pj Bupati Tapteng, Sugeng Riyanta menjabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung. Ia dilahirkan di Kulon Progo, Daerah Istimewap Yogyakarta pada 4 November 1972. Sugeng juga sudah berkarir di institusi Kejaksaan sejak tahun 1998.
Selain pelantikan Pj Bupati Tapteng, juga dilakukan pelantikan Ade Riana Wiranti sebagai Pj Ketua TP PKK Tapteng oleh Ketua TP PKK Sumut Dessy Hassanudin. Dessy dalam sambutannya mengharapkan Ade Riana segera berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tapteng untuk mampu mewujudkan program-program PKK. **(H17/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
PELANTIKAN PJ BUPATI TAPTENG
Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin melantik Sugeng Riyanta sebagai Pj Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman, Rabu (15/11). Pada kesempatan tersebut, TP PKK Sumut Dessy Hassanudin juga melantik Pj Ketua TP PKK Tapteng Ade Riana Wiranti.
Diskominfo Sumut / Fahmi Aulia
Ikuti Networking Session bersama Startup di Medan, Pj. Gubsu sebut Bisnis Digital Tumbuh Positif di Sumut
Pagurawannews, Medan – Bertemu dengan para penyedia teknologi startup hasil kurasi Kementerian Kominfo dalam HUB.ID Accelerator, Penjabat Gubernur Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Hassanuddin mengatakan, bahwa bisnis digital telah tumbuh positif di Sumut.
"Bila dilihat dari kontribusinya bagi perekonomian daerah, bisnis digital tumbuh positif di Sumatera Utara," kata Kepala Dinas Kominfo Dr. Ilyas Sitorus saat menyampaikan sambutan Pj. Gubernur pada acara Networking Session HUB.ID Accelerator 2023 di Hotel Santika Premiere Dyandra, Jalan Kapten Maulana Lubis Nomor 7 Medan, Selasa (14/11).
Menurut Hassanuddin, berbagai elemen dan usur juga sangat mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan keberlanjutan perusahaan rintisan atau startup di Sumut. Bisa dilihat dari adanya berbagai pemangku kepentingan, sumber daya, dan infrastruktur yang saling terkait dan saling mendukung di wilayah ini.
“Demikian pula investor, inkubator dan akselerator, komunitas dan jaringan, lembaga pendidikan dan penelitian, perusahaan coorporate, co-working spaces, serta media dan publikasi. Semua saling mendukung," terang Ilyas saat menyampaikan Sambutan Pj Gub Hassanuddin.
Ilyas juga mengatakan, Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumut akan terus berupaya menjaga ekosistem kondusif. Sehingga tercipta lingkungan yang merangsang pertumbuhan startup, membantu meningkatkan daya saing regional, dan mendorong inovasi di berbagai sektor ekonomi.
"Mari kita semua, tidak hanya memberikan tepuk tangan untuk pencapaian para startup, tetapi juga mengakui kekuatan kolektif kita untuk membentuk masa depan bersama-sama, mari kita ciptakan lingkungan yang merawat inovasi, mendukung pengambilan risiko, dan merayakan semangat kewirausahaan," pungkas Ilyas.
Kementerian Kominfo telah sukses menyelenggarakan HUB.ID Accelerator pada tahun 2021 dan 2022. Pada tahun ini program ini kembali diselenggarakan dan telah memilih 25 startup yang dibagi dalam lima vertikal bisnis. Yaitu Healthtech, Agritech & Fisheries, ESG Related, SME Enablers & Logistic, dan Financial Technology.
Adapun startup digital yang hadir pada Networking Session di Kota Medan ini adalah TruClimate, BepahKupi, Logice, Pintar, Broom.id, Mindtera, Soul Parking, Redy dan My Skill.
Sementara itu, Direktur Ekonomi Digital Kementerian Kominfo Bonifasius Wahyu Pudjianto mengatakan tugas dari Pemerintah Indonesia adalah bagaimana menciptakan ekosistem teknologi dan inovasi yang dapat mendukung Indonesia menjadi negara yang memiliki kekuatan sebagai tuan rumah, dengan pelaku industri teknologi yang didominasi oleh anak bangsa sendiri.
"Untuk itu Pemerintah Indonesia mendorong terwujudnya transformasi digital yang melingkupi tiga elemen penting, yakni pemerintahan, ekonomi, dan masyarakat. Ketiga elemen tersebut dibingkai dalam framework Indonesia Digital Nation," ujarnya.
Menurut Bonifasius, dukungan Kementerian Kominfo melalui Direktorat Ekonomi Digital, tidak hanya memfasilitasi startup dengan para mitra bisnis, tetapi turut mendukung pencapaian transformasi digital melalui program Adopsi Teknologi Digital di Sektor Pertanian, Maritim, Logistik, Pendidikan, Pariwisata, Kesehatan, dan UMKM.
"Kami membantu agar inovasi teknologi yang dimiliki oleh para startup digital juga dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat pengguna, dengan harapan berdampak pada peningkatan efisiensi, efektivitas, dan nilai ekonomi pada sektor-sektor tersebut," katanya.
Turut hadir di kesempatan itu perangkat daerah Provinsi Sumut Kadis Kesehatan Alwi, Kadishub Agustinus dan perwakilan OPD Pemprovsu dan OPD Kota Medan, serta para founder startup digital HUB.ID Accelerator 2023.**(DISKOMINFO SUMUT)











