SAH, Pj Bupati Batu Bara Dilantik, Ini Delapan Arahan Presiden RI Yang Disampaikan Pj Gubernur Sumut
Pagurawannews, MEDAN - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin melantik Nizhamul sebagai Pj Bupati Batubara di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Rabu (27/12). Pj Gubernur Hassanudin pun mengucapkan selamat dan menyampaikan delapan arahan dari Presiden RI Joko Widodo.
"Saya selaku Pj Gubernur Sumut mengucapkan selamat kepada Nizhamul sebagai Pj Bupati Batubara sesuai Keputusan Menteri Dalam Negeri. Ada sejumlah arahan yang disampaikan oleh Presiden RI yang akan saya sampaikan untuk Pj Bupati Batubara," kata Pj Gubernur Hassanudin pada acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Pj Bupati Batubara tersebut.
Sejumlah arahan tersebut yakni mengendalikan inflasi dengan menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok di pasar, mengalokasikan anggaran untuk stimulus ekonomi dan bantuan sosial kepada masyarakat, waspada terhadap dampak dari fenomena elnino, menyederhanakan prosedur dan tata kelola, khususnya dalam hal pelayanan perizinan bagi investor. Serta antisipasi gejolak politik sekecil apapun yang dapat memicu terganggunya stabilitas ketentraman dan ketertiban masyarakat.
"Presiden juga memberikan arahan agar mendukung program prioritas pemerintah seperti penurunan stunting, dan hilirisasi industri. Kemudian memberantas peredaran dan penggunaan Narkoba, serta memberikan sanksi yang tegas bagi pelanggarnya," ujarnya.
Hassanudin yakin Nizhamul mampu mengemban dan menjalankan tugas, serta tanggung jawab sebagai Pj Bupati Batubara, berdasarkan pengalaman sebagai birokrat, baik di pemerintahan daerah maupun di pusat. Nizhamul adalah Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Kemenko Polhukam RI.
Untuk di Kabupaten Batubara, lanjut Hassanudin, pertumbuhan indeks pembangunan manusia (IPM) pada tahun 2023 sebesar 72,56%, atau meningkat 1,13% bila dibanding tahun 2022. Hassanudin berharap agar tren positif ini terus ditingkatkan melalui program yang akan dilaksanakan.
"Kami mengingatkan agar bupati fokus kepada pembangunan daerah dan pelayanan publik bagi masyarakat. Terutama dalam melakukan pengendalian inflasi, menstabilkan ketahanan pangan dan ketersediaan stok pangan, sehingga harga tetap terjaga," ujarnya.
Sementara itu, Pj Bupati Batubara Nizhamul mengatakan akan menjalankan program pemerintahan yang sudah baik. Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemprov Sumut dan perangkat daerah untuk menjalankan program yang telah ada sebelumnya.
"Ke depan saya akan melanjutkan program yang sudah baik, menjalankan apa yang diarahkan oleh Presiden RI, bekerja sama dan berkoordinasi pastinya dalam pelaksanaan program pembangunan Kabupaten Batubara," ucapnya.
Diketahui, Nizhamul dilantik jadi Pj Bupati Batubara menggantikan Bupati Batubara Zahir dan Wakil Bupati Batu Bara Oky Iqbal Frima yang masa jabatannya berakhir 27 Desember 2023. Nizhamul menjadi Pj Bupati Batubara hingga setahun ke depan.
Pada kesempatan tersebut Pj Ketua TP PKK Sumut Dessy Hassanudin juga melantik R Arena Sumela sebagai Pj Ketua TP PKK Batubara.
Turut Hadir pada acara itu Anggota DPR RI Djohar Arifin, Sekdaprov Sumut Arief Trinugroho, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumut Dian Arief S Trinugroho, unsur Forkopimda Sumut, OPD Pemprov Sumut, dan Forkopimda Batubara. **(H21/DISKOMINFOSUMUT)
FOTO
Pelantikan PJ Bupati Batubara
Pj Gubernur Sumut Hassanudin melantik Nizhamul sebagai Pj Bupati Batubara di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman No. 41, Medan, Rabu (27/12/2023). (Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut / Imam Syahputra).
Pelantikan PJ Ketua TP PKK Batubara
Pj Ketua TP PKK Sumut Dessy Hassanudin melantik R Arena Sumela sebagai Pj Ketua TP PKK Kabupaten Batubara di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman No. 41, Medan, Rabu (27/12/2023). (Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut / Imam Syahputra).
Kerap Merugi, Bupati Zahir Berikan Solusi Untuk Petani
Pavurawannews, Batu Bara - Para petani di Kabupaten Batu Bara sering kali mengalami kerugian akibat beberapa permasalahan yang terjadi. Tidak ingin hal itu berkelanjutan, Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, M.AP., memberikan beberapa solusi agar para petani dapat meningkatkan hasil pertaniannya.
Hal itu disampaikan Bupati Zahir di hadapan para petani saat kegiatan sinergi pemerintah, petani dan swasta dalam pembangunan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian yang digelar di Pendopo Perjuangan, Desa Empat Negeri, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Selasa (19/12/2023).
Dalam sambutannya, Bupati Zahir dengan tegas mengatakan bahwa dirinya tidak mau petani di Kabupaten Batu Bara terus mengalami kerugian.
"Saya tidak mau petani di Batu Bara terus merugi. Karena saya lahir dari rahim seorang petani," tegasnya.
Bupati Zahir menyebut beberapa faktor kerugian petani yakni petani kerap meminjam modal kepada tengkulak, kurangnya persediaan pupuk subsidi dan susahnya syarat peminjaman modal di bank. Permasalahan para petani itu selalu dikeluhkan saat Bupati Zahir bertemu langsung dengan petani dari berbagai desa pada program Bupati Menyapa Desa (Bupades).
"Petani-petani sering kali merugi karena masih meminjam modal kepada tengkulak, persediaan pupuk subsidi yang kurang tidak sesuai dengan RAB dan susahnya peminjaman modal kepada pihak bank karena harus adanya agunan surat tanah," ungkap Bupati Zahir.
Adapun solusi yang diberikan Bupati Zahir untuk permodalan pertanian yaitu KUR Pertanian melalui PT Bank Sumut. Program hasil MoU dengan Pemkab Batu Bara ini menawarkan persyaratan yang mudah seperti bunga rendah dan tanpa jaminan surat tanah.
Tidak hanya itu saja, ketika petani mengalami gagal panen, PT Bank Sumut yang bekerjasama dengan PT Jasindo akan memberikan biaya ganti rugi,mensiasati harga gabah dipetani tetap stabil,Pemkab Batu Bara dengan PT Wilmar membuat MoU bertujuan agar petani mendapatkan program pendampingan dan pembelian gabah beras dengan harga yang sesuai dan tidak menekan harga.
Pada kesempatan ini, dihadirkan juga PT Wilmar dan PT Bank Sumut untuk menyosialisasikan program-program kerjasama dengan Pemkab Batu Bara untuk meningkatkan pertanian.
Di akhir acara, Bupati Zahir memberikan sertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), KUR Pertanian dan Kartu Tani untuk mempermudah akses dalam mendapatkan keperluan pertanian.
Sumber : Dinas Kominfo Batu Bara
Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula,Pj Gubernur Sumut Terus Perkuat Sosialisasi
Pagurawannews, Medan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat sosialisasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di pesta demokrasi terbesar di Indonesia.
Angka partisipasi pemilih di Sumut pada Pemilu 2019 cukup tinggi, 80% atau melebihi target dan 20% dari pemilih tersebut adalah pemilih pemula. Pj Gubernur Sumut Hassanudin optimis di tahun 2024 partisipasi pemilih pemula Sumut juga akan meningkat.
“Sosialisasi salah satu kuncinya, kita harus melakukannya dengan benar dan tepat termasuk ke pemilih pemula, karena mereka cukup aktif mengikuti perkembangan politik lewat media sosial, jadi kita perlu memberikan edukasi lebih kepada mereka,” kata Hassanudin, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (19/12).
Hassanudin juga menjelaskan Pemprov Sumut dan KPU bekerja sama memetakan pemilih, sehingga bisa memberikan sosialisasi dengan tepat. Dengan begitu, pesan yang ingin disampaikan diharapkan diterima oleh masyarakat.
“Agar pesan tersebut tersampaikan dengan baik, maka kita harus tahu kepada siapa pesan tersebut disampaikan, bagaimana cara yang tepat, dan bagaimana kemasan yang tepat,” kata Hassanudin.
Hassanudin juga memastikan pengamanan Pemilu 2024 juga sudah dipersiapkan dengan matang. Kepolisian, TNI dan Satpol PP bekerja sama memastikan Pemilu 2024 berjalan dengan aman dan nyaman.
“Kita mempersiapkannya, bersama TNI dan Polri, membuat prediksi untuk upaya mitigasi, membuat skema dan rencana, persiapan kita matang untuk menciptakan Pemilu yang aman dan damai,” kata Hassanudin.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas S Sitorus mengatakan, pentingnya masyarakat menyaring informasi yang tersebar di media sosial. Menurutnya, semakin mendekati hari pemilihan, informasi baik yang positif atau negatif akan meningkat.
“Itu salah satu yang perlu kita tekankan saat sosialisasi, masyarakat perlu menyaring informasi yang beredar terutama di media sosial, tidak menerima informasi tersebut mentah-mentah, harus difilter, dicek kebenarannya,” kata Ilyas S Sitorus.**(H15/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
Pj Gubernur Sumut Hassanudin menjadi Narasumber pada Talkshow di Kompas TV dan Tribun Medan TV di Gedung Kompas Gramedia, Jalan Wahid Hasyim, Medan, Selasa (19/12/2023). (Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut / Imam Syahputra).
Pj Gubernur Sumut Hassanudin Lantik Pj Bupati Tapteng, Ingatkan Jaga Kondusivitas Daerah
Pagurawannews, Medan - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Dr. Hassanudin melantik Sugeng Riyanta sebagai Pj Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng). Pada kesempatan tersebut, Hassanudin mengingatkan, Pj Bupati Tapteng agar tetap menjaga kondusivitas daerah pada masa Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024.
“Saya sampaikan, ini juga salah satu urusan mendesak, saudara Pj Bupati memfasilitasi persiapan Pemilu Pilkada serentak, saya mengajak saudara Pj Bupati agar dapat menjaga netralitas ASN dan memelihara kondusivitas masyarakat Tapteng pada Pemilu dan Pilkada serentak,” ujar Hassanudin usai melantik Pj Bupati Tapteng di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Nomor 41, Rabu (15/11).
Hassanudin juga mengharapkan, Pj Bupati Tapteng memberi dukungan pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di daerah, tanpa melakukan intervensi apapun. Serta mengantisipasi gejolak politik sekecil apapun.
“Senantiasa antisipasi gejolak politik sekecil apapun, yang dapat menganggu ketentraman masyarakat,” kata Hassanudin.
Selain itu, Hassanudin juga mengingatkan beberapa hal strategis yang perlu menjadi perhatian. Mulai dari mengenalikan inflasi, mengalokasikan anggaran untuk stimulus ekonomi dan bantuan sosial, serta mewaspadai dampak fenomena super El Nino.
“Cari inovasi dan terobosan, meningkatkan investasi, serta terus dukung program prioritas pemerintah. Seperti penurunan kemiskinan stunting dan hilirisasi industri. Mari memberantas peredaran penggunaan Narkoba,” kata Hassanudin.
Pj Bupati Tapteng Dr. Sugeng Riyanta usai dilantik menegaskan, bahwa netralitas ASN adalah sesuatu yang mutlak. “Dengan netralitas semua bisa diayomi, Pemilu pun berjalan dengan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil,” katanya.
Selain itu, Sugeng menjamin, apabila ada ASN yang tidak netral pada Pemilu dan Pilkada akan segera dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Presiden sudah memberikan arahan, Gubernur juga sudah memberikan arahan, semua juga sudah tertuang dalam UU ASN, ASN ini harus netral, apabila ada pelanggaran hukum pasti ada sanksinya,” katanya.
Diketahui, sebelum dilantik sebagai Pj Bupati Tapteng, Sugeng Riyanta menjabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung. Ia dilahirkan di Kulon Progo, Daerah Istimewap Yogyakarta pada 4 November 1972. Sugeng juga sudah berkarir di institusi Kejaksaan sejak tahun 1998.
Selain pelantikan Pj Bupati Tapteng, juga dilakukan pelantikan Ade Riana Wiranti sebagai Pj Ketua TP PKK Tapteng oleh Ketua TP PKK Sumut Dessy Hassanudin. Dessy dalam sambutannya mengharapkan Ade Riana segera berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tapteng untuk mampu mewujudkan program-program PKK. **(H17/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
PELANTIKAN PJ BUPATI TAPTENG
Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin melantik Sugeng Riyanta sebagai Pj Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman, Rabu (15/11). Pada kesempatan tersebut, TP PKK Sumut Dessy Hassanudin juga melantik Pj Ketua TP PKK Tapteng Ade Riana Wiranti.
Diskominfo Sumut / Fahmi Aulia
Ikuti Networking Session bersama Startup di Medan, Pj. Gubsu sebut Bisnis Digital Tumbuh Positif di Sumut
Pagurawannews, Medan – Bertemu dengan para penyedia teknologi startup hasil kurasi Kementerian Kominfo dalam HUB.ID Accelerator, Penjabat Gubernur Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Hassanuddin mengatakan, bahwa bisnis digital telah tumbuh positif di Sumut.
"Bila dilihat dari kontribusinya bagi perekonomian daerah, bisnis digital tumbuh positif di Sumatera Utara," kata Kepala Dinas Kominfo Dr. Ilyas Sitorus saat menyampaikan sambutan Pj. Gubernur pada acara Networking Session HUB.ID Accelerator 2023 di Hotel Santika Premiere Dyandra, Jalan Kapten Maulana Lubis Nomor 7 Medan, Selasa (14/11).
Menurut Hassanuddin, berbagai elemen dan usur juga sangat mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan keberlanjutan perusahaan rintisan atau startup di Sumut. Bisa dilihat dari adanya berbagai pemangku kepentingan, sumber daya, dan infrastruktur yang saling terkait dan saling mendukung di wilayah ini.
“Demikian pula investor, inkubator dan akselerator, komunitas dan jaringan, lembaga pendidikan dan penelitian, perusahaan coorporate, co-working spaces, serta media dan publikasi. Semua saling mendukung," terang Ilyas saat menyampaikan Sambutan Pj Gub Hassanuddin.
Ilyas juga mengatakan, Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumut akan terus berupaya menjaga ekosistem kondusif. Sehingga tercipta lingkungan yang merangsang pertumbuhan startup, membantu meningkatkan daya saing regional, dan mendorong inovasi di berbagai sektor ekonomi.
"Mari kita semua, tidak hanya memberikan tepuk tangan untuk pencapaian para startup, tetapi juga mengakui kekuatan kolektif kita untuk membentuk masa depan bersama-sama, mari kita ciptakan lingkungan yang merawat inovasi, mendukung pengambilan risiko, dan merayakan semangat kewirausahaan," pungkas Ilyas.
Kementerian Kominfo telah sukses menyelenggarakan HUB.ID Accelerator pada tahun 2021 dan 2022. Pada tahun ini program ini kembali diselenggarakan dan telah memilih 25 startup yang dibagi dalam lima vertikal bisnis. Yaitu Healthtech, Agritech & Fisheries, ESG Related, SME Enablers & Logistic, dan Financial Technology.
Adapun startup digital yang hadir pada Networking Session di Kota Medan ini adalah TruClimate, BepahKupi, Logice, Pintar, Broom.id, Mindtera, Soul Parking, Redy dan My Skill.
Sementara itu, Direktur Ekonomi Digital Kementerian Kominfo Bonifasius Wahyu Pudjianto mengatakan tugas dari Pemerintah Indonesia adalah bagaimana menciptakan ekosistem teknologi dan inovasi yang dapat mendukung Indonesia menjadi negara yang memiliki kekuatan sebagai tuan rumah, dengan pelaku industri teknologi yang didominasi oleh anak bangsa sendiri.
"Untuk itu Pemerintah Indonesia mendorong terwujudnya transformasi digital yang melingkupi tiga elemen penting, yakni pemerintahan, ekonomi, dan masyarakat. Ketiga elemen tersebut dibingkai dalam framework Indonesia Digital Nation," ujarnya.
Menurut Bonifasius, dukungan Kementerian Kominfo melalui Direktorat Ekonomi Digital, tidak hanya memfasilitasi startup dengan para mitra bisnis, tetapi turut mendukung pencapaian transformasi digital melalui program Adopsi Teknologi Digital di Sektor Pertanian, Maritim, Logistik, Pendidikan, Pariwisata, Kesehatan, dan UMKM.
"Kami membantu agar inovasi teknologi yang dimiliki oleh para startup digital juga dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat pengguna, dengan harapan berdampak pada peningkatan efisiensi, efektivitas, dan nilai ekonomi pada sektor-sektor tersebut," katanya.
Turut hadir di kesempatan itu perangkat daerah Provinsi Sumut Kadis Kesehatan Alwi, Kadishub Agustinus dan perwakilan OPD Pemprovsu dan OPD Kota Medan, serta para founder startup digital HUB.ID Accelerator 2023.**(DISKOMINFO SUMUT)
Panen Raya di Desa Lubuk Cuit, Pj Gubernur Dukung Pembangunan Rumah Produksi Pasta Cabai Merah
Batu Bara, suarakpk com - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin mendukung pembangunan rumah produksi pasta cabai merah di Desa Tanah Itam Hilir, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batubara. Diharapkan program hilirisasi dengan membangun rumah produksi tersebut menjadi solusi terbaik bagi semua pihak.
“Masyarakat selaku konsumen tidak menjerit saat harga melambung tinggi. Begitu juga petani tidak mengeluh saat harga anjlok,” kata Pj Gubernur Hassanudin, usai panen raya cabai merah di Desa Lubuk Cuik, Kec. Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batubara, Rabu (25/10)
Pj Gubernur mengatakan, cabai menjadi salah satu komoditi yang paling dibutuhkan oleh masyarakat, sekaligus penyebab tingginya inflasi di Indonesia. Walau kawasan sentra produksi cabai merah Sumut seperti Karo, Batubara, Simalungun, Tapanuli Utara, Langkat, Dairi, Toba, Humbanghasundutan, Mandailingnatal dan Padangsidimpuan mampu menghasilkan produksi 146.182 ton, namun perlu tetap diwaspadai mulai dari stabilitas harga dan ketersediaannya.
"Dari lumbung-lumbung cabai Sumut mampu memproduksi 146.182 ton dengan jumlah kebutuhan masyarakat 104.230 ton, kita masih surplus 41.950 ton, namun ini harus tetap dijaga, apalagi untuk kebutuhan Natal dan Tahun Baru 2024," jelasnya.
Untuk itu, Hassanudin berharap, petani cabai Desa Lubuk Cuik dapat terus meningkatkan produksi tanaman cabai. Saat ini luas lahan cabai di Desa Lubuk Cuik dan desa sekitarnya 630,52 Ha, dengan produksi 12-15 ton/ha.
“Saat panen puncak bisa mencapai 40-50 ton/hari, kita harapkan harga dan ketersediaan cabai untuk masyarakat Sumut cukup," harapnya.
Dalam kunjungan tersebut, Hassanudin juga menyerahkan bantuan dari Pemprov Sumut kepada tiga ketua kelompok tani budidaya cabai, yakni Ketua Kelompok Tani Sepakat Irwansyah berupa pupuk organik 16.000 kg, benih cabai 40 sachet dan 80 mulsa gulung. Ketua Kelompok Tani Makmur Salidi, berupa pupuk organik 12.000 kg, 30 sachet bibit cabai dan 60 mulsa gulung dan Ketua Kelompok Tani Mekar Indah Wardi, berupa pupuk organik 12.000 kg, benih cabai 30 sachet dan 60 mulsa gulung. Total pupuk 40.000kg, 100 sachet benih cabai dan 200 gulung mulsa, serta Hand Sprayer Electrick untuk masing-masing kelompok tani.
Bupati Batu Bara Zahir mengatakan, Desa Lubuk Cuik merupakan desa penghasil cabai merah terbesar kedua di Sumut, setelah Kabupaten Karo. Hasil produksnyai tidak saja dipasarkan ke wilayah Batubara tapi juga di luar Batubara seperti Medan, Pekan Baru Riau, Padang, Dumai dan Batam.
Untuk itu, katanya, perlunya membangun Rumah Produksi Pasta Cabai Merah, karena ketika cabai ini panen harganya tidak langsung anjlok, akibat dimainkan oleh para tenggkulak. "Tahun ini juga melalui Kementrian Koperasi dan UMKM akan dibangun pabrik pasta cabai, alatnya sedang diproses, untuk pabriknya sendiri baru dimulai November hingga Desember selesai, sekarang sudah sampai 70%. Jadi ketika panen raya petani bisa merasakan harga yang stabil, karena pabrik pasta cabai menjamin itu, Doakan ini segera diresmikan,” harapnya
Turut hadir Sekdakab Batu Bara Norma Deli Siregar, Forkopimda Batu Bara, Kadis Kominfo Sumut Ilyas Sitorus, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura Sumut Rajali dan Kepala Desa se-Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara.** (H20/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
Pj Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin bersama Bupati Batu Bara Zahir melaksanakan panen raya cabai merah di Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Limapuluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, Rabu (25/10). Batu Bara merupakan sentra cabai merah terbesar kedua di Sumut.
(Foto : Alexander AP Siahaan/ Diskominfo Provsu)
Sukses Bongkar Kasus Eksploitasi Anak dan Perdagangan Manusia, Pj Gubernur Sumut Beri Penghargaan Kapolrestabes Medan dan Kasat Reskrim
Pagurawannews, Medan – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin memberikan piagam penghargaan kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda dan Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan keduanya mengungkap dua kasus eksploitasi anak dan lima kasus perdagangan orang (human trafficking).
Menurut Hassanudin, ini merupakan prestasi besar dan merupakan pengungkapan kasus tertinggi dari Polres-Polres di jajaran Polda Sumut. Karena itu patut diberikan penghargaan atas upaya dan kerja kerasnya mengungkap kasus tersebut.
“Ini prestasi yang luar biasa dan bukan pengungkapan kasus yang mudah, di dalam satu tahun total mengungkap dua eksploitasi anak dan lima perdagangan orang,” kata Hassanudin usai memberikan penghargaan di Lt 10 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (20/10).
Pj Gubernur berharap semakin banyak kasus-kasus pidana yang terungkap di Sumut, terutama masalah narkoba. Apalagi Sumut salah daerah dengan pengguna narkoba tertinggi di Indonesia.
“Kita harap semakin banyak kasus pidana yang terungkap, terutama untuk narkoba, karena ini menjadi perhatian kita bersama, menjadi perhatian Pak Presiden Joko Widodo,” kata Hassanudin.
Menurut keterangan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa, ada dua kasus eksploitasi anak sempat viral di media sosial dua bulan terakhir. Kedua kasus tersebut dilakukan dua panti asuhan dengan membuat konten video di media sosial, agar menerima simpati dan bantuan dari masyarakat.
“Mereka membuat konten untuk menarik empati masyarakat dengan harapan mendapatkan bantuan, salah satunya menyuapi bayi dua bulan dengan bubur, sekarang pemilik panti asuhannya sudah menjadi tersangka,” kata Valentino.
Sementara itu, Juni sampai Oktober 2023, Tim Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang Polrestabes Medan juga berhasil mengungkap lima kasus perdagangan orang dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Ada tujuh pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Medan dari kasus perdagangan orang skala internasional ini
“Ini juga kasus luar biasa, kita berhasil mengungkap 5 dari bulan Juni hingga Oktober dan sudah menetapkan tersangkanya,” kata Valentino.**
Turut hadir mendampingi Pj Gubernur Kadis Kominfo Sumut Ilyas Sitorus, Karo Umim Dedy dan Karo Adpim Muttaqin.
(H15/DISKOMINFO SUMUT)
Pj. Gubsu Hassanudin Lepas Wartawan Unit Pemprov Sumut Kunjungan Media ke Danau Toba
Pagurawannews, Medan - Penjabat Gubernur Sumatera Utara, Hassanuddin melepas keberangkatan puluhan wartawan yang bertugas di Unit Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, untuk kunjungan media dan diskusi terpumpun ke Danau Toba, dan sekitarnya, 9-12 Oktober 2023.
"Semoga perjalanan rekan-rekan jurnalis bisa meningkatkan silaturahmi bagi kawan-kawan yang bertugas meliput di Pemprov Sumut," harap Hassanudin yang diwaliki Kadiskominfo Sumut Ilyas Sitorus di dampingi Kabid IKP Harvina di hadapan para jurnalis, Senin (9/10), di Kantor Diskominfo Sumut Jalan HM Said Nomor 27 Medan.
Ilyas berharap kepada para jurnalis untuk tetap menjaga kekompakan, menjaga kesehatan, dan membawa sejumlah informasi dari kawasan Kaldera Toba yang bermanfaat untuk pembangunan kepariwisataan di Provinsi Sumut, sebagaimana yang diharapkan Pj. Gubsu.
Lebih lanjut Ilyas menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian tugas pokok dan fungsi Diskominfo Sumut dalam rangka menjalin dan meningkatkan hubungan media atau media relation. "Kunjungan media juga dalam rangka meningkatkan wawasan awak media, khususnya terhadap isu-isu kedaerahan yang strategis dalam hal ini Kawasan Strategis Nasional Danau Toba. Wartawan bisa dapat menggali informasi langsung ke lokasi dan bertemu dengan narasumber," terangnya.
Seperti yang diketahui bahwa Kaldera Danau Toba merupakan salah satu warisan dunia yang sudah diakui oleh The United Nations Educational Scientific And Cultural Organization (UNESCO) pada 31 Agustus 2020 lalu.
"Dalam kesempatan ini kami dari Diskominfo mengucapkan selamat jalan, jaga kesehatan, sampai di lokasi tujuan. Selamat jalan dan beraktivitas, dan jangan lupa nikmati juga alam ciptaan Tuhan melalui keindahan alam Danau Toba," ujarnya.
Ketua Forum Wartawan Unit Pemprov Sumut Zulkifli Harahap mengatakan, kebersamaan dan kekompakan sangatlah penting dalam rangka kunjungan media ke seputaran Danau Toba.
"Bagi saya yang terpenting kita satu persepsi, satu bahasa. Kita pergi bersama dan pulang bersama," ujarnya.
Kunjungan wartawan unit Pemprov Sumut ke Danau Toba dan sekitarnya menaiki empat kenderaan jenis elf. Selain bersilaturahmi, mereka juga akan menghimpun sejumlah informasi perkembangan Danau Toba termasuk melakulan forum diskusi bersama Disbudpar Provsu dan BPODT. **(DISKOMINFO SUMUT)
Sebelum Mengahadiri LTFW 2023, Pj Gubsu Dan Ny Dessy Hasanuddin Sempatkan Olah Raga Santai di Dolok Sanggul
Pagurawannews,Humbanghasundutan - Memasuki usia satu bulan sejak dilantik Mendagri 5 September menggantikan Gubsu Edy Rahmayadi yang berakhir jabatan priode 2018 - 2023, Pejabat ( PJ ) Gubsu DR Hasanuddin dan Pj Ketua Tim Penggerak PKK Sumut Ny Dessy Hasanudin menjadikan olah raga sebagai sarana menjaga kesehatan dan silaturahmi.
Diketahui bahwa Pj. Gubsu Hasanuddin dalam berolah raga benar benar menjadikan sarana menjaga kesehatan dan silaturahmi, dan berbagai jenis olah raga apakah Tennis, Bersepeda, dan berjalan kaki, funrun, menjadi Hobby dari Pj Gubsu Hasanuddin disaat libur mengurusi Pemerintahan, papar ilyas.
Pagi ini Jum'at (06/10/2023) Pj Gubsu Hasanuddin dan Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Sumut Ny Dessy Hasanuddin didampingi Kadispora Sumut Baharuddin Siagian dan Kadis Kominfo Ilyas Sitorus, Kadis UMKM, Naslindo, Kadis Budpar, Zumri, Kadis Tamben, Razali, Kadis Perindag, Mulyadi, Kabiro Umum, Dedy dan Kabiro Adpim Muttaqin tampak berolah raga jalan kaki santai di seputaran Ayola Hotel Dolok Sanggul dalam rangka kunjungan kerjanya ke Kabupaten Humbang Hasudutan dalam kaitan Like Toba Fashoon Week & Agriculture Giosite Sipintur Humbang Hasundutan 6 - 8 Oktober 2023.
Hassanudin mengatakan bahwa Lake Toba Fashoon Week (LTFW) merupakan event fashion di kawasan danau toba yang bertujuan untuk mengangkat wastra hasil kerajinan kawasan danau toba seperti batik khas etnil batak, ecopront khas etnik batak dan berbagai wastra lainnya yang diproduksi oleh para UMKM di kawasan danau toba.
Selain Fashion, juga menampilkan berbagai hasil pertanian unggulan 8 kabupaten seputaran danau toba sesuai dengan tema yang diambil tahun ini yakni Agriculturalre.
" Saya senang sekali bisa menikmati indahnya alam Doloksanggul ini bersama beberapa masyarakat dan Ka. OPD Pemprovsu tercinta. Ini olahraga jalan kaki, kita bisa berdiskusi sambil menikmati udara segar bersama-sama," ujar Hassanuddin.
Pj Gubsu berharap, berolahraga jalan kaki atau jalan sehat merupakan kegiatan yang mudah dilakukan dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selain dapat meningkatkan kesehatan jantung dan sistem pernapasan, berjalan kaki meningkatkan aliran darah ke jantung dan paru-paru yang dapat membantu meningkatkan kapasitas paru-paru dan memperkuat otot jantung.
Disisi lain kata Hasanuddin, dapat membantu menurunkan berat badan, meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh dan juga dengan olahraga berjalan kaki membantu meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh yang merupakan faktor penting dalam mengurangi risiko jatuh terutama seusia kita ini.
" Oleh karenanya olahraga jalan kaki merupakan pilihan olahraga yang mudah dilakukan dan memberikan manfaat yang besar bagi kesehatan kita, "tutup Hassanuddin
Redaksi
Pj Gubernur Sumut Dr. Hassanudin : Inovasi dan Kreativitas Penting dalam Pelayanan Informasi Publik
Pagurawannews, Medan - Penerapan inovasi dan kreativitas sangat penting dalam pelayanan informasi publik dalam melayani hak masyarakat untuk memperoleh informasi. Untuk itu, sudah saatnya pelayanan informasi beralih pada layanan berbasis digital.
Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Dr. Ilyas Sitorus pada acara bimbingan teknis (Bimtek) yang bertema Kebijakan Aplikasi Umum Layanan Informasi Publik Nasional bagi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Wilayah Barat, di Hotel J Mariott Medan, Jalan Putri Hijau Nomor 10 Medan, Kamis (5/10).
“Ruang dan waktu tidak boleh lagi menjadi pembatas antara kita dan masyarakat dalam pemberian layanan publik. Pelayanan informasi berbasis aplikasi memainkan peran penting dalam meningkatkan aksesibilitas, efisiensi, dan personalisasi informasi untuk para pengguna. Terutama dalam menciptakan model bisnis baru atau meningkatkan model bisnis yang ada melalui pelayanan informasi yang inovatif,” katanya.
Dijelaskan, bahwa aplikasi layanan informasi akan memberikan akses cepat dan mudah ke informasi yang relevan dan dibutuhkan oleh pengguna, kapan saja, dan di mana saja, selama terhubung ke internet. Aplikasi juga, akan memberikan akses cepat dan efisien ke informasi yang diperlukan, sehingga meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada pengguna.
“Apalagi, pelayanan informasi berbasis aplikasi dapat mengurangi biaya dan waktu yang diperlukan untuk mendapatkan informasi atau layanan dibandingkan dengan metode konvensional,” ucapnya.
Untuk itu, katanya, pelayanan informasi berbasis aplikasi telah menjadi sebuah kebutuhan penting bagi para pelayan informasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi yang cepat, relevan, dan efisien.
“Informasi merupakan hak konstitusional seluruh masyarakat yang dijamin undang-undang. Untuk itu, dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik, seluruh jajaran pejabat publik harus transparan, bertanggung jawab, dan berorientasi pada pelayanan rakyat yang sebaik-baiknya,” ucapnya.
Seperti yang diketahui bahwa berdasar amanat Undang-undang No. 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik dan Undang-undang No. 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik, maka layanan informasi publik yang diberikan PPID badan publik, haruslah prima dan berorientasi pada pelayanan publik, memberikan kemudahan, murah dan sederhana, serta memberikan informasi publik secara akurat, benar dan tidak menyesatkan.
“Untuk Sumatera Utara, perlu kami sampaikan bahwa berdasarkan hasil pengukuran indeks pengelolaan informasi dan komunikasi publik yang dilakukan Kementerian Kominfo pada tahun lalu, tercatat bahwa pada dimensi input dan proses, Provinsi Sumut berhasil memperoleh penilaian sangat baik. Namun, telah menjadi kenyataan bagi kami, bila melihat hasil penilaian pada dimensi output, Provinsi Sumut justru dinilai berkinerja sangat buruk. Data ini menunjukkan bahwa ada ketidaksinkronan antara upaya yang kita lakukan dengan penilaian masyarakat atas upaya tersebut,” ujarnya.
Disampaikan juga, semua lembaga publik pemerintah daerah di Provinsi Sumut telah berupaya melakukan hal terbaik dalam penyebarluasan informasi kepada publik. Menurutnya penerapan inovasi dan kreativitas sangat penting dalam pelayanan informasi publik.
Sementara Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kominfo Dr. Hasyim Gautama dalam sambutannya mengatakan, Bimtek dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kapasitas pelayanan informasi publik. Indonesia sudah menjamin sesuai dengan ketetapan pada Pasal 28 huruf f Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 bahwa setiap orang berhak berkomunikasi dan memeroleh informasi, mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya.
“Indonesia telah menjamin hak setiap masyarakat untuk mendapatkan informasi dan berkomunikasi. Makanya banyak yang memohon untuk mendapatkan informasi. Tapi yang melayani kok sedikit? Dalam melayani publik tidak mudah, terutama kalau sumber daya manusianya terbatas,” kata Hasyim, di hadapan seluruh peserta PPID Wilayah Barat.
Hasyim mengatakan publik memiliki hak untuk mengetahui apa yang dilakukan pemerintah, terutama badan pelayanan publik. Badan pelayanan publik wajib memberikan infromasi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan publik terhadap infromasi publik, walaupun masih ada informasi yang dikecualikan.
“Dalam pelaksanaan demokrasi hal ini sangat penting bagi Indonesia untuk menyediakan akses yang luas dan terbuka sekaligus bertanggungjawab terhadap informasi sesuai amanat Undang- undang Nomor 14 tahun 2008. Pemerintah perlu menerapkan digitalisasi untuk informasi publik, jadi harus pakai aplikasi. Dengan banyaknya aplikasi die era digital, pemda perlu beradaptasi. Saat ini sudah ada 27 ribu lebih aplikasi yang dikembangkan oleh pemerintah dan sejumlah lembaga. Saat ini aplikasi yang akan digunakan juga sudah bisa dipilih-pilih,” ujarnya. **(DISKOMINFOSUMUT)
FOTO
BIMTEK KEBIJAKAN APLIKASI UMUM LAYANAN INFORMASI PUBLIK NASIONAL
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Ilyas Sitorus mewakili Pj Gubernur Sumut Hassanudin, bersama Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kementrian Kominfo Hasyim Gautama, foto bersama para peserta pada acara Bimbingan Teknis Kebijakan Aplikasi Umum Layanan Informasi Publik Nasional Bagi PPID Wilayah Barat, di Hotel JW. Marriot, Jalan Putri Hijau No. 10. Medan, Kamis (5/10).
Diskominfo Sumut / Fahmi Aulia
Ilyas Sitorus Ingatkan Pentingnya Standarisasi Aplikasi
Pagurawannews, Medan – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) Ilyas Sitorus mengingatkan pentingnya standarisasi aplikasi layanan pemerintah. Standarisasi ini akan mempermudah pengintegrasian aplikasi-aplikasi layanan pemerintah.
Langkah ini perlu untuk memaksimalkan dan akurasi pada Satu Data Indonesia Sumut. Selama ini menurut Ilyas Sitorus masalah standarisasi menjadi salah satu penghalang penggabungan aplikasi-aplikasi pemerintah.
“Kita perlu memastikan sistem aplikasi memiliki standar yang sama, berkomunikasi dengan protokol, bahasa yang sama, karena ketika berbeda akan sulit diintegrasikan, harusnya interoperabilitas atau aplikasi-aplikasi yang ada bisa berkomunikasi, berinteraksi, bertukar data dengan cepat,” kata Ilyas Sitorus saat menghadiri acara Bimbingan Teknis Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) di Grand Mercure Medan Angkasa, Jalan Sutomo Nomor 1 Medan, Selasa (3/10).
Melalui sosialisasi dan Bimtek SPLP untuk Sumut dan Aceh yang diadakan Kementerian Komunikasi dan Informatika ini, Ilyas Sitorus berharap, permasalahan tersebut bisa diselesaikan. Pemerintah Kabupaten/Kota memiliki standar yang sama untuk aplikasi layanan masyarakat, terutama yang berhubungan dengan Satu Data Indonesia.
“Kegiatan ini kita harapkan dapat menyelesaikan hal tersebut, kita menggunakan standar yang sama, berkomunikasi dengan protokol yang sama,” kata Ilyas Sitorus, yang juga merupakan Sekretaris Wali Data Indonesia Sumut.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Hasmirizal Lubis mengatakan, tantangan untuk membangun super aplikasi seperti Satu Data Indonesia, salah satunya adalah perbedaan kemampuan setiap Pemda. Menurutnya, bagi beberapa daerah membuat aplikasi cukup mudah, tetapi belum tentu untuk daerah lainnya.
“Bagi kota atau kabupaten yang cukup besar membuat aplikasi ini mudah, tetapi tidak juga bagi daerah lain, ini tantangan yang harus kita selesaikan, belum lagi kalau kita bicara super APP (Aplikasi Super) harus bisa diadopsi semua pihak, bisa berkomunikasi dengan yang lain, kita harus selesaikan ini segera,” kata Hasmirizal, pada acara yang juga dilakukan secara daring.
Ketua Tim Interoperabilitas Big Data dan Kecerdasan Buatan Sinta Nur Haryanti mengatakan, permasalahan yang sering terjadi juga dikodefikasi, kode induk, atau bahasa yang digunakan. Dia memberikan contoh penggunaan perempuan/laki-laki dan wanita/pria yang bisa membuat aplikasi sulit diintegrasikan.
“Itu baru jenis kelamin, belum lagi kalau kita bahas aplikasi anggaran yang jenisnya banyak banget, dan programernya kode, bahasa yang belum tentu sama, karena itu kita harus punya standarisasi agar interoperabilitas,” kata Sinta.
Sosialisasi dan Bimtek ini akan berlangsung selama dua hari, di isi oleh empat pemateri antara lain Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan, BAPPENAS Erwin Dimas dan Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Setjen Kemendagri Erikson Manihuruk. Sementara itu dari Kemenkominfo antara lain Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Bambang Dwi Anggono dan Direktur Tata Kelola Aplikasi Informatika Aries Kusdaryono.** (H15/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
BIMTEK SISTEM PENGHUBUNG LAYANAN PEMERINTAH
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Ilyas Sitorus bersama Kepala Bappelitbangda Sumut Hasmirizal Lubis memberikan kata sambutan pada pembukaan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Sistem Penghubung Layanan Pemerintah yang dilaksanakan Kementerian Komunikasi dam Informatika RI di Hotel Grand Mercure Medan, Jalan Sutomo No1, Medan, Selasa (3/10).
Diskominfo Sumut / Fahmi Aulia
Gubsu Minta Masyarakat Turut Andil Berantas Narkoba dan Judi Online
Pagurawannews, Medan - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin meminta masyarakat untuk berpartisipasi memberantas narkoba dan juga judi online yang semakin mengkhawatirkan. Apalagi Sumut termasuk provinsi terbesar yang terpapar Narkoba.
"Secara nasional yang terpapar Narkoba ini sebanyak 3,3 juta orang dan 1,3 juta di antaranya adalah masyarakat Sumut yang terpapar. Ini juga menjadi fokus Pemerintah Pusat yang memerintahkan kita untuk mengentaskan permasalahan Narkoba di Sumut ini," ujar Pj Gubernur Hassanudin pada acara Tabligh dan Zikir Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Yayasan Madinatul Quran dan Pegadaian di Aula Raja Inal Siregar Lt. 2 Kantor Gubernur Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Sabtu (30/9).
Hadir di antaranya Pendiri Yayasan Madinatul Quran Ustaz Fadli Sudiro, sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sumut, Pegawai Kanwil Pegadaian Sumut, serta ribuan jemaah Madinatul Quran.
Menurut Hassanudin, bahaya Narkoba ini merupakan ancaman terbesar saat ini, yang dapat memapar semua kalangan di sekitar lingkungan masyarakat. Karena itu, ia meminta kepedulian seluruh elemen masyarakat untuk dapat membantu pemerintah dalam mengentaskan permasalahan Narkoba ini .
"Untuk sekarang dan seterusnya, katakan tidak, pada Narkoba. Karena Narkoba adalah ancaman bagi generasi kita," katanya.
Disebutkannya, masyarakat bisa berpartisipasi dengan ikut saling mengawasi dan mengingatkan antarsesama di lingkungan masing-masing. Selain bahaya narkoba, maraknya judi online juga harus menjadi perhatian bersama, apalagi saat ini dapat diakses dengan mudah oleh seluruh masyarakat.
"Saya titip dengan sangat kepada para ustaz, guru-guru saya dan juga ibu-ibu, dua ancaman perusak generasi, yakni Narkoba dan juga judi online, harus kita perangi bersama. Sekali lagi, dalam kesempatan ini saya minta kita untuk saling mengingatkan antarsesama," ungkapnya.
Sementara itu, pendiri Yayasan Madinatul Quran Ustaz Fadli Sudiro juga meminta pada jemaah untuk mecermati segala pesan yang disampaikan oleh Pj Gubernur Sumut Hassanudin, terutama tentang ancaman perusak generasi dari Narkoba dan juga judi online.
"Kita memang sangat miris dengan angka pengguna Narkoba yang sangat tinggi ini pastinya sangat memprihatinkan. Ini tugas berat kita bersama, karena ini bukan hanya tugas pemerintah saja," katanya.
Fadli juga meminta pada seluruh jemaah terutama ibu-ibu untuk terus memantau anak dan keluarga di rumah. "Pada bapak-bapaknya untuk dapat menjadi teladan bagi anak anaknya. Tentunya bila kerja sama ini terlaksana, Narkoba dan judi online ini akan teratasi," katanya.**(H14/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
Pj Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin menghadiri Tabligh dan Zikir Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Yayasan Madinatul Quran dan PT Pegadaian di Aula Raja Inal Siregar Lantai 2 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Sabtu (30/9).
(Foto : Alexander AP Siahaan/Diskominfo Provsu)
Deklarasi Pemilu Damai 2024 di Sumut,Pj Gubernur Hassanudin Sebut Potensi dan Pencegahan Kerawanan Pesta Demokrasi
Pagurawannews, Medan – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin menyebutkan bahwa Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 sebagai agenda pesta demokrasi terbesar dan pertama kali dilaksanakan. Karenanya, potensi kerawanan serta upaya kerja keras semua pihak menyukseskannya menjadi catatan penting.
Demikian disampaikan Pj Gubernur Hassanudin pada acara Penandatanganan Deklarasi Pemilu Damai Tahun 2024 dan Penandatanganan Kesepakatan Pendanaan Bersama Pilkada Serentak 2024, di Ballroom, Hotel Grand Mercure, Jalan Sutomo, Medan, Rabu (27/9).
Hadir di antaranya Pangdam I/BB Mayjen TNI Mochammad Hasan, Kajati Sumut Idianto, Danlantamal I Belawan Laksamana Pertama TNI Johanes Djanarko, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Jawari, serta unsur Forkopimda lainnya, para bakal calon anggota DPD RI, Ketua Partai Politik tingkat provinsi, Komisioner KPU dan Bawaslu Sumut, hingga seluruh bupati/walikota se-Sumut.
Dalam sambutannya, Pj Gubernur menyampaikan bahwa Pemilu 2024 mendatang sebagai yang terbesar, mengingat selain memilih calon anggota DPD RI, DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan Pilpres di saat bersamaan, juga akan berlangsung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak seluruh Indonesia di tahun yang sama. Hanya beberapa bulan setelah pencoblosan di Pemilu Pileg dan Pilpres.
“Dalam pelaksanaannya akan menghadapi berbagai potensi permasalahan atau kerawanan, mulai dari persiapan kebutuhan/anggaran, data pemilih, distribusi logistik Pemilu, kapasitas dan beban kerja petugas, sampai dengan penetapan calon terpilih,” ujar Pj Gubernur, didampingi Kaban Kesbangpol Sumut Ardan Noor, Kadis Kominfo Sumut Ilyas Sitorus, dan pejabat lainnya.
Untuk itu, lanjut Pj Gubernur, diperlukan perhatian, usaha dan kerja keras dari semua pihak agar pelaksanaan pesta demokrasi di tahun 2024 dapat berjalan dengan baik dan lancar. Dengan asas sebagai prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (Luber Jurdil).
“Kita perlu mengambil langkah-langkah preventif dalam rangka menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat serta stabilitas suhu perpolitikan Sumatera Utara. Suksesnya Pemilu tahun 2024 ditentukan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah terkait kesiapan pendanaan oleh pemerintah daerah,” jelas Hassanudin.
Dengan upaya dan kerja keras bersama mengantisipasi potensi permasalahan, lanjut Hassanudin, Pemilu 2024 menjadi pesta demokrasi yang demokratis. Dengan demikian, berbagai potensi kerawanan yang bisa saja muncul dapat dicegah, terutama dengan deklarasi damai yang ditandatangani seluruh peserta Pemilu.
“Melalui kegiatan ini kita harapkan dapat meningkatkan sinergitas penyelenggaraan Pemilu 2024. Sehingga kita mampu menjalankan tugas mulia dengan bergandengan tangan dalam menjaga kondusifitas wilayah, serta menghindari konflik kepentingan dan pelanggaran. Termasuk kepada ujaran kebencian yang berbau fitnah terhadap suku, agama, ras dan politik uang.
Pada kegiatan tersebut, dua kepala daerah yang hadir, yakni Plt Bupati Langkat Syah Afandin sekaligus Plt Ketua DPW PAN Sumut dan Bupati Mandailingnatal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution yang juga Ketua DPW PKB Sumut, turut menandatangai deklarasi damai bersama ketua partai politik peserta Pemilu.
Kesempatan itu, Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution menyampaikan bahwa pihaknya turut berkomitmen bersama dalam hal penganggaran Pemilu 2024, sekaligus ikut bertanggung jawab memberikan keamanan dan kenyamanan dalam berdemokrasi.
“Sebagai ketua partai politik, tentu kita harus berkomitmen bersama dengan seluruh partai peserta pemilu. Sebagaimana pesan Pak Pj Gubernur agar menjaga iklim demokrasi, menjaga pikiran, mulut dan jari. Sehingga semuanya adalah adu program, tanpa menjelekkan orang lain,” pungkas Bupati Madina meneruskan pesan Pj Gubernur. **(H13/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
DEKLARASI PILKADA DAMAI SUMUT 2024
Pj Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin bersama Forkopimda Sumut, para Pimpinan Partai Politik se-Sumut, serta bakal calon anggota DPD RI asal Sumut, mendeklarasikan Pemilu Damai 2024 di Ballroom Hotel Grand Mercure Jalan Sutomo Kota Medan, Rabu (27/9/2023).
Diskominfo Sumut / Fahmi Aulia & Alexander Siahaan
Pilkada Serentak 2024, Pj Gubsu Hasanuddin : Anggaran KPU dan Bawaslu 1 Triliun
Pagurawannews, Medan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dan Pemerintah Kabupaten/Kota sepakat mendanai pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 secara bersama. Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Hassanudin mengatakan anggaran yang dikucurkan untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) itu sebesar Rp 1 triliun.
Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan pendanaan bersama Pilkada serentak 2024 oleh Pj Gubernur Sumut dengan para bupati dan walikota se-Sumut. “Dana yang dikucurkan dari anggaran pemerintah daerah dan provinsi itu Rp1 triliun, sesuai dengan tahapan Pemilu, Rp1 triliun itu untuk KPU dan Bawaslu,” kata Hassanudin, usai penandatanganan di Hotel Grand Mercure, Jalan Sutomo, Medan, Rabu (27/9).
Diharapkan penandatanganan tersebut menjadi tanda sinergitas antara Pemprov dengan Pemkab/Pemko. “Pelaksanaan kegiatan ini kita harapkan kiranya dapat meningkatkan sinergitas penyelenggaraan Pemilu 2024 terutama dalam aspek penganggaran pelakasanaan Pilkada serentak tahun 2024,” kata Hassanudin.
Hassanudin juga mengatakan, sinergi sangat diperlukan untuk menyukseskan Pemilu dan Pilkada serentak. Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak termasuk masyarakat, untuk bersinergi menyukseskan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, dukungan masyarakat untuk menyukseskan Pemilu dan Pilkada serentak ini sangat dibutuhkan, ini merupakan tugas mulia, dengan bergandengan tangan, kita pasti bisa menyukseskan kegiatan ini,” kata Hassanudin didampingi Kaban Kesbangpol Sumut Ardan Noor, Kadis Kominfo Sumut Ilyas Sitorus, dan pejabat lainnya.
Selain itu, Hassanudin juga mengajak media untuk senantiasa menyampaikan pesan-pesan positif. Sehingga Pemilu dan Pilkada serentak 2024 dapat kondusif dan sukses dilaksanakan.
“Sosialisasikan untuk kita semua, karena ini harapan kita bersama, media berpegangan tangan beritakan hal positif dan hal yang baik untuk kemajuan kita bersama,” ujar Hassanudin.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan (BB) Mochammad Hassan, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut Idianto, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sumut Jawari, dan Bupati/Walikota se-Sumut. Selain penandatanganan kesepakatan bersama, pada kesempatan itu juga dilakukan pendantanganan Deklarasi Pemilu Damai oleh Pj Gubernur Sumut, Forkopimda Sumut, perwakilan partai politik, bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI).
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumut Ardan Noor kegiatan tersebut dilakukan bertujuan untuk menetapkan kesepakatan pendanaan bersama pilkada serentak 2024 antara Pemprov Sumut, kabupaten, dan kota. “Pendanaan bersama ini tentunya akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Ardan. **(H17/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
Pj Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin bersama Forkopimda Sumut dan Bupati/Walikota se-Sumut menanda tangani Kesepakatan Pendanaan Bersama Pilkada Serentak 2024 dan mendeklarasikan Pemilu Damai 2024 di Ballroom Hotel Grand Mercure Jalan Sutomo Kota Medan. Rabu (27/9/2023).
(Foto : Alexander AP Siahaan, Fahmi Aulia/Diskominfo Provsu)
Pembangunan Stadion Utama PON 2024, Dimulai, Pemprov Sumut Minta Selesaikan Tepat Waktu
MEDAN - Pembangunan stadion utama Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 tahun 2024 di Desa Sena, Deliserdang, resmi dimulai. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan kontrak pembangunan proyek tersebut.
Pembangunan stadion utama yang memiliki nilai kontrak sebesar Rp 587 miliar tersebut ditargetkan selesai kurang dari setahun. Karena itu, Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin berharap pelaksana proyek agar menyelesaikan pembangunan stadion utama tersebut tepat waktu.
“Saya atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan masyarakat Sumut menyambut baik hal ini, tentunya pembangunan ini sudah ditunggu-tunggu, diharapkan selesai tepat waktunya,” kata Pj Gubernur Hassanudin usai penandatanganan kontrak pembangunan stadion utama PON 2024 Sumut antara pengguna jasa Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah (PPPW) II Sumut dengan penyedia jasa konstruksi Adhi Karya, PT Pembangunan Perumahan (PP), Penta, juga dengan penyedia jasa manajemen konstruksi PT Jaya Construction Manajemen (JCM)dan PT Ciriajasa KSO, di Ballroom Hotel Santika Premiere Dyandra, Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Rabu (20/9).
Selain itu, Hassanudin juga mengatakan persiapan PON 2024 secara keseluruhan sudah on the track. “Saya lihat sudah on the track dari segi pendanaan APBD maupun APBN, harapan kita semua berjalan sesuai rencana agar pelaksanaan nanti sukses,” ujarnya.
Pemprov Sumut pun akan mendukung penuh pembangunan tersebut. Bahkan Hassanudin menjamin apabila terjadi kendala, Pemprov Sumut siap bersinergi membantu.
Hassanudin juga mengharapkan stadion utama yang berkapasitas 25.000 penonton tersebut dapat menjadi ikon kebanggaan Sumut. Menurutnya, penandatanganan tersebut akan menambah optimisme kesuksesan PON 2024. Oleh sebab itu, Ia meminta setiap pihak yang terlibat untuk bersinergi dan menjalankan tanggungjawabnya dengan sebaiknya.
Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Utara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syafril Tansier mengatakan, pihaknya diamanatkan untuk membangun stadion utama tersebut. Untuk itu, pembangunan tersebut akan dilaksanakan dengan baik.
“Targetnya kita harus selesai sebelum event berlangsung, sementara ini kita terkondisi dari Pemprov, tadi Pak Pj Gubernur jelas meyakinkan dan mendukung kegiatan ini, kami tidak khawatir masalah itu pastinya kami pantau ya,” kata Syafril.
Pembangunan proyek tersebut menggunakan skema tahun jamak. Syafril juga mengatakan pihaknya akan membuat strategi percepatan pembangunan. “Tahun jamak atau multiyears kontrak, kalau ini memang tahun jamak ini sudah ada pasti anggarannya, tahun ini kita targetkan 40% dari nilai kontrak,” katanya.
Sementara itu, Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Essy Asiyah berpesan pada pelaksana pembangunan agar menjaga mutu, tepat waktu, dan tertib administrasi. Selain itu, Ia juga berharap pada Pemprov untuk menyiapkan manajemen pengelolaan stadion tersebut usai pelaksanaan PON 2024.
“Setelah digunakan kami berharap stadion ini benar termanfaatkan dengan baiknya, kami tidak ingin pascapenyelenggaraan PON stadion ini tidak digunakan,” kata Essy.
Turut mendampingi Pj Gubernur pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Arief S Trinugroho, Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumut Baharuddin Siagian, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas Sitorus dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumut Muttaqien Hasrimi. **(H17/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
Penjabat (PJ) Gubernur Sumut Hassanudin menyaksikan Penandatanganan Kontrak Pembangunan Stadion Utama Sumut antara Pengguna Jasa, Penyedia Jasa Konstruksi dan Penyedia Jasa Manajemen Konstruksi di Ballroom Hotel Santika Premiere Dyandra, Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Rabu (20/9/2023). (Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut / Imam Syahputra).
Gubernur Sumut Terus Dorong Evaluasi Bersama Upaya Penurunan Stunting
Pagurawannews, Samosir - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mendorong agar penanganan dan upaya penurunan stunting oleh pemerintah kabupaten/kota terus dilakukan secara maksimal. Karenanya peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) perlu memperkuat evaluasi dan pembenahan serta langkah ke depan mengatasi masalah pertumbuhan fisik anak.
Pesan itu ia sampaikan pada puncak peringatan Harganas Tingkat Provinsi ke-30, Sumut, yang digelar di Desa Lumban Suhi-suhi, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sabtu (29/7). Turut hadir Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis, Sekda Provsu Arief S. Trinogroho, Kadiskominfo Ilyas Sitorus, Kadis Kesehatan Alwi Mujahit serta para Bupati/Walikota se-Sumut, Penyuluh Penyuluh KB Ahli Utama Widwiono (mewakili Kepala BKKBN Pusat), Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Munawar Ibrahim dan ribuan masyarakat.
Harganas yang kerap dijadikan momentum perayaan di berbagai daerah, khususnya Sumut, menurut Gubernur, jangan hanya sekadar memberikan kesan 'Perayaan' semata. Namun perlu ada penekanan pada perbaikan kondisi keluarga di Indonesia, khususnya Sumut.
"Karena ini kan setiap tahun kita buat acara. Bagaimana peringatan Harganas ini, bukan acara pesta saja. Tetapi untuk evaluasi," katanya.
Sedangkan terkait tema peringatan Harganas tahun 2023 yaitu, 'Menuju Keluarga Bebas Stunting Untuk Indonesia Maju', Gubernur menekankan dan mendorong agar pemerintah kabupaten/kota lebih serius dalam hal penurunan angka stunting di daerah masing-masing.
"Kita perlu basis data yang kuat dan harus bergandeng tangan dalam upaya penurunan stunting ini. Memang benar, angka stunting di Sumatera Utara itu sudah turun, namun masih ada daerah yang angkanya tinggi," ujar Gubernur.
Penurunan angka berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 itu, kata Gubernur, menerangkan bahwa angka prevalensi atau jumlah kasus stunting di Sumut berhasil turun 4,7% menjadi 21,1%. Sebelumnya di tahun 2021 prevalensi stunting tercatat 25,8%. Penurunan stunting tersebut erat kaitannya dengan kondisi kesejahteraan masyarakat, terutama di kawasan pedesaan, yang diperkirakan masih menyisakan masalah stunting. Untuk itu pula, Gubernur mengingatkan kembali bahwa program Membangun Desa Menata Kota menjadi slogan yang di antaranya mengartikan bahwa sumber utama pangan ada di pedesaan dan harus bisa maju.
Sementara itu, Bupati Samosir Vandiko Gultom mengaku bahwa penunjukan lokasi acara puncak perayaan Harganas ke-30 tingkat Provinsi kali ini menjadi catatan bagi pemerintah kabupaten/kota, bahwa upaya penurunan stunting harus terus dilakukan dengan serius.
Vandiko menyebutkan bahwa ada tiga pola dalam hal menurunkan stunting, yakni asuh, makan dan sanitasi. Namun yang ketiga, menjadi harapan bagi pihaknya kepada pemerintah pusat maupun provinsi, guna mengalokasikan anggaran bantuan pembangunan sarana MCK bagi masyarakat yang tinggal di titik rawan stunting.
"Meskipun sudah turun, tetapi di Samosir angka stunting masih tergolong tinggi. Kalau pola asuh dan makan bisa kami lakukan, maka yang ketiga yakni sanitasi, masih banyak masyarakat yang belum memiliki fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus). Dan kami berharap melalui BKKBN, bisa mendorong ini agar bisa terealisasi," sebutnya.
Merespons hal itu, Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui Penyuluh KB Ahli Utama Widwiono menyambut baik usulan dari pemeriksaan daerah tersebut. Karena itu pihaknya mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota yang telah menurunkan angka stunting dari tahun ke tahun.
Ia berharap pada peringatan Harganas berikutnya, angka stunting di Sumatera Utara terus menurun seiring upaya yang dilakukan pemerintah daerah. Termasuk kualitas hidup masyarakat, terutama dalam keluarga.
Pada peringatan tersebut, sejumlah Bupati menerima penghargaan dengan berbagai kategori. **(H13/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumut Nawal Lubis menghadiri puncak perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 Tingkat Provinsi Sumut di lapangan Desa Ulos Lumban Suhi-suhi Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. Sabtu (29/7). Kabupaten Samosir bertindak sebagai tuan rumah pada Harganas ke-30.
(Foto : Alexander AP Siahaan/Diskominfo Provsu)
Presentasikan SaDaINA-SUMUTSebagai Proyek Perubahan PKN II, Kadis Kominfo Sumut dapat Apresiasi
Pagurawannews, MEDAN – Portal SaDaINA-SUMUT yang dipresentasikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut) Dr. Ilyas S Sitorus mendapat apresiasi penguji. Portal SaDaINA-SUMUT tersebut merupakan portal data tingkat Sumatera Utara yang sangat dibutuhkan Sumut saat ini.
SaDaINA-SUMUT merupakan portal data sektoral dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Sumut. Dengan kata lain, SaDaINA-SUMUT akan menjadi induk data sektoral dari OPD Kabupaten/Kota termasuk Pemprov Sumut.
“Kita sangat butuh di era saat ini, inovasinya luar biasa dan data ini bisa menjadi indikator OPD dalam membuat perencanaan atau kebijakan tertentu,” kata Penguji Kelompok 2 Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II BPSDM Sumut, dr. Alwi Mujahit Hasibuan, M.Kes Rabu (26/7) di BPSDM Sumut, Jalan Ngalengko Nomor 1, Medan.
Hanya saja, masalah yang sering terjadi pada induk data adalah keterbaruan (update) data, sehingga sulit untuk dijadikan rujukan. Karena itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumut tersebut, inovasi ini harus bersifat mengikat kuat dengan pengelolanya di setiap OPD.
“Datanya bersumber dari OPD-OPD sebagai Wali data pendukung, karena ini sangat penting harus ada peraturan yang mengikat lebih detail terkait pengelolaannya di masing-masing OPD, dan ini butuh dukungan kuat dari seluruh pihak karena kita sangat butuh induk data seperti ini,” kata Alwi Mujahit.
Sementara Dr. Zulkifli selaku Mentor mengatakan bahwa Proper Sdr. Dr. Ilyas Sitorus menjadi jawaban atas kebutuhan terhadap seluruh data yang bisa diakses dalam satu wadah. Valid, kredibel, akurat, mutahir dan mudah di akses oleh seluruh pengguna yg membutuhkan dan berdampak positif dan berhasil guna utk peningkatan kualitas perencanaan kebijakan pembangunan daerah. Serta menjadikan data semakin berkualitas, dapat dibagi pakaikan antar instansi pusat dan daerah serta yang membutuhkan termasuk DuDi (Dunia Usaha dan Dunia Industri), papar Zulkifli saat memperkuat dan memberikan dukungan berkelanjutan Proyek Perubahan Dr. Ilyas.
Kepala Dinas Kominfo Sumut Ilyas Sitorus mengatakan, Proyek Perubahan ini didasarkan karena belum tuntasnya masalah Satu Data Indonesia Tingkat Sumatera Utara, padahal Perpresnya sudah hampir lima tahun yang lalu.
Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia (SDI) yang turunannya berupa PERGUB SDI Tingkat Sumatera Utara pada Februari 2023 yang lalu dimana Pembina Data Daerah adalah BPS Provsu , Koordinator Forum Satu Data Daerah adalah Bapedalitbang Provsu dan Wali Data Daerah adalah Diskominfo Provsu, Papar Ilyas.
Dalam Propernya Ilyas mengatakan dan memberikan keyakinan kepada Penguji dan Coach Dr. Hironymus Ghodang bahwa Keberlanjutan Proyek Perubahannya akan berlanjut, tidak hanya berhenti sampai disini, makanya dibutuhkan dukungan Mentor dan Stakeholder terkait serta semua Ka OPD serta menyakinkan bahwa ada jaminan keberlanjutan yang dituangkan dalam sasaran kinerja pegawai (SKP) kan menjadi beban kerja yang harus dicapai sebagai salah satu komponen yg harus terpenuhi sebagai indikator keberhasilan orgnisasi Dinas Kominfo Sumatera Utara, terang Ncekli safaan akrab Ilyas.
Ilyas juga menyampaikan keunggulan Propernya antara lain, Lebih efisien dan praktis, lebih akuray dan terukur, meningkatkan efektifitas dan efisiensi dan meningkatkan kualitas layanan serta meningkatkan transparansi.
Ilyas berharap, induk data yang namanya diambil dari bahasa Batak SaDaINA-SUMUT (satu mamak/ibu) bisa menjadi sumber data pemerintah dalam membuat perencanaan, pengambilan kebijakan ataupun keputusan. Dia juga ingin, implementasi ini benar-benar terlaksana secara menyeluruh untuk membentuk data yang berkualitas tentunya sangat butuh dukungan banyak pihak.
Ilyas juga diakhir paparannya memperlihatkan Portal SaDaINA-SUMUT dan mensimulasikannya sehingga akan sangat berguna untuk menentukan kebijakan,” terang Ilyas.
Hadir pada seminar PKN II yang diselenggarakan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumut, antara lain pelatih/Coach kelompok 2 PKN BPSDM Sumut Dr. Hironymus Ghodang sebagai moderator dan Sekretaris Dewan DPRD Sumut Zulkifli, Penguji dr. Alwi Mujaglhit Hasibuan, M. Kes dan Peserta PKN II Angkatan IX Tahun 2023 serta LO seminar BPSDM Sumut.** (H15/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut Ilyas S Sitorus mempresentasikan Portal SADAINA atau Satu Data Indonesia pada Seminar Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional II yang diselenggarakan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumut, Jalan Ngalengko No. 1, Medan, Rabu (26/07/2023). (Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut / Imam Syahputra)
IPM Sumut tumbuh 0,71%, Indikator Masyarakat Tambah Sejahtera
Pagurawannews, MEDAN - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut). Tahun 2022, IPM di Provinsi Sumut tercatat 72,71%, atau tumbuh 0,71% jika dibanding tahun 2021 tercatat 72,00%.
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut Ilyas Sitorus mengatakan IPM merupakan indikator yang digunakan untuk melihat perkembangan pembangunan suatu daerah dalam jangka panjang. Dari sana, kata Ilyas, akan dilihat soal kemajuan pembangunan manusia.
“Pemprov Sumut tahun 2023 ini bakal memfokuskan pembangunan infrastruktur jalan dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui program-program yang telah direncanakan,” ucapnya kepada wartawan di Medan, Senin (24/7).
Komponen IPM merujuk pada angka harapan hidup, melek huruf, rata-rata lama sekolah, pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan. Secara umum, pembangunan manusia Indonesia terus mengalami kemajuan selama periode 2010 hingga 2019. IPM Indonesia meningkat dari 66,53% pada tahun 2010 menjadi 71,92% pada tahun 2019, dan pada 2020 mencapai 71,77%.
“Angka harapan hidup di Sumut pada tahun 2022 mencapai 69,61%. Naik dibanding tahun 2021 yang angkanya 69,23%,” ucapnya.
Hal itu sejalan dengan implementasi visi misi Pemprov Sumut dibawah kepemimpinan Gubernur Edy Rahamayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah, yakni Sumut yang maju, aman, dan bermartabat. Adapun misi Pemprov Sumut adalah mewujudkan masyarakat Sumut yang bermartabat dalam kehidupan, dalam politik, dalam pendidikan, dalam pergaulan dan dalam lingkungan.
Dari visi dan misi tersebut, ditetapkan prioritas pembangunan yang ditujukan pada peningkatan kesempatan kerja, peningkatan dan pemenuhan akses pendidikan, pembangunan infrastruktur yang baik dan berwawasan lingkungan, penyediaan layanan kesehatan yang berkualitas, serta peningkatan daya saing melalui sektor agraris dan pariwisata.
“Pemprov Sumut tetap harus bekerja keras untuk mencapai taget visi dan misi dengan menjalin kerjasama dengan stakeholder,” ujarnya.
Seperti diketahui, Pemprov Sumut bakal membangun infrastruktur jalan di Sumut sepanjang 450 kilometer yang menggunakan metode multi years. Sedangkan pada sektor pembangunan SDM, Pemprov Sumut bakal mendorong pelajar untuk lebih rajin membaca melalui pojok baca dan pengembangan perpustakaan yang tersedia di 33 kabupaten/kota bahkan sampai ke desa.
Selain itu, kata Ilyas, untuk meningkatkan sumberdaya manusia, Gubernur Edy Ramhayadi juga telah menaikkan honor guru dari Rp40 ribu per jam menjadi Rp90 ribu per jam. Tujuannya untuk menaikkan kesejahteraan para guru honor yang ada di Sumut.
“Ada juga pemberian beasiswa kepada pelajar dari Pemprov Sumut. Hal ini sebagai salah satu cara meningkatkan sumber daya manusia. Beasiswa yang diberikan mulai dari mahasiswa S1, S-2, dan S-3,” pungkasnya. ** (DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Dr. Ilyas S Sitorus. (Dok/DISKOMINFO SUMUT)
Edy Rahmayadi Bantu Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Terhadap 20.400 Pekerja Rentan
Pagurawannews, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi tetap memberikan perhatian khusus kepada para pekerja rentan, seperti pemulung, tukang becak, buruh bangunan, petani, nelayan, pekerja keagamaan, pedagang kecil, peternak, dan lainnya. Melalui APBD tahun 2023, Gubernur telah memberikan iuran perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi 20.400 pekerja rentan di Sumut.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas S Sitorus kepada wartawan di Medan, Selasa (11/7). "Mengikutsertakan para pekerja rentan ini dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) merupakan terobosan dalam pengentasan kemiskinan di Sumut," kata Ilyas Sitorus.
Dijelaskan Ilyas, program perlindungan jaminan sosial yang diberikan pada para pekerja rentan tersebut adalah Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Program ini dianggarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut sejak tahun 2022, melalui Dinas Ketenagakerjaan Sumut.
Lebih lanjut, Ilyas menerangkan, JKK adalah manfaat berupa uang tunai atau pelayanan perawatan kecelakaan kerja yang diberikan saat peserta mengalami kecelakaan kerja. Termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya, serta penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja.
"Program ini akan sangat membantu pekerja, dimana untuk biaya pengobatan tidak ada batasan biaya sampai dengan peserta sembuh total," kata Ilyas.
JKM adalah manfaat uang tunai yang diberikan kepada ahli waris pekerja yang meninggal dunia dengan penyebab apapun atau bukan karena kecelakaan kerja. Selain santunan kematian, ahli waris juga akan menerima manfaat layanan tambahan berupa beasiswa pendidikan sampai dengan perguruan tinggi untuk dua orang anak, yang diberikan dengan ketentuan minimal kepesertaan tiga tahun.
"Pemprov Sumut berkomitmen bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk terus memperluas coverage BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, sebagai pencegahan risiko sosial di wilayah Sumut," ujar Ilyas.
Sebagai informasi, pekerja rentan adalah pekerja informal yang seringkali bekerja di lingkungan tidak aman, berisiko tinggi, berpenghasilan rendah. Sehingga tidak mampu membayar iuran jaminan sosial Ketenagakerjaan secara mandiri dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Badan Penyelenggaea Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut Henky Rhosidien memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemprov Sumut atas perhatiannya terhadap pekerja rentan di Sumut. Pemberian bantuan tersebut menunjukkan kehadiran Pemprov Sumut di tengah masyarakat dalam hal perlindungan dan kesejahteraan masyarakat Sumut.
Program BPJS Ketenagakerjaan dikembangkan oleh pemerintah untuk melindungi tenaga kerja atas risiko pekerjaannya. Dikatakan Henky, setiap pekerjaan memiliki risiko. Jaminan sosial hadir di saat peserta mengalami kecelakaan kerja.
“Apabila peserta meninggal dunia, anak dan istri atau ahli waris tentu terbantu dengan hadirnya BPJS Ketenagakerjaan. Semoga kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan BPJS Ketenagakerjaan terus berlanjut kedepan untuk mewujudkan Sumut Bermartabat,” pungkas Henky. **(H17/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut Abdul Haris Lubis, memberikan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada Pekerja Rentan Bukan Penerima Upah di Hotel Green Hill Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, baru-baru ini. (Dokumen/Disnaker)
Bupati Zahir Minta Petani dan Penyuluh Serius Mengikuti Bimtek BBPOPT
Paggurawannews, Batu Bara - Kementerian Pertanian melalui Dirjen Tanaman Pangan beserta Balai Besar Peramalan Organisme Penggangu Tumbuhan (BBPOPT) menggelar bimbingan teknis peningkatan kapasitas petani dan penyuluh di bidang usaha pertanian di Pendopo Perjuangan Simpang Dolok, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Sabtu (01/07/2023).
Bimtek ini merupakan bentuk realisasi aspirasi yang diusung oleh anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat dan melibatkan ratusan petani serta penyuluh usaha pertanian di Kabupaten Batu Bara.
Dipilihnya Kabupaten batu Bara menjadi salah satu lokasi bimbingan teknis merupakan momentum besar untuk menumbuhkembangkan sektor pertanian Kabupaten Batu Bara mulai dari SDM, pemanfaatan lahan hingga produk dan pengolahan guna menyokong perekonomian masyarakat.
Hadir Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, M.AP., bersama Ketua DPRD Batu Bara M. Safi'i, Sekda Batu Bara Norma Deli Siregar, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Batu Bara Susi Listiawati Ritonga dan sejumlah OPD lainnya.
Bimbingan teknis ini dibuka oleh Djarot Saiful Hidayat secara virtual. Djarot mengatakan melalui bimtek akan memberikan manfaat guna mendorong tumbuhnya ekonomi dari sektor pertanian dan meningkatnya kesejahteraan para petani.
Sementara itu Bupati Zahir dalam sambutannya menekankan kepada seluruh peserta bimtek agar mengikuti bimbingan dengan serius dan totalitas.
"Kepada para petani dan penyuluh harus benar-benar serius mengikuti bimbingan teknis ini agar nantinya keberhasilan program pertanian itu sendiri bisa terwujud," tegas Bupati Zahir.
Bimbingan teknis akan berlangsung selama 2 hari yang tersebar di beberapa tempat di Kabupaten Batu Bara.
(Sumber Kominfo)
Dua Tahun Wafatnya Putri Tercinta, Keluarga Ilyas Sitorus Berdo'a Bersama dan Berbagi dengan Puluhan Anak Yatim Piatu
Pagurawannews.com, Medan - Mengenang dua tahun wafatnya almarhumah Siti Yolanda Rouyas Sitorus Binti Ilyas S Sitorus, putri tercinta Kadis Kominfo Sumut Ilyas S Sitorus, keluarga besar Ilyas menggelar Doa bersama dan berbagi dengan puluhan anak yatim.
Acara yang berlangsung khusyuk dengan suasana penuh religius dan kekeluargaan itu berlangsung Jumat siang (30/6) bakda Shalat Jumat di kediaman Ilyas S Sitorus di Komplek Pondok Surya Helvetia Medan.
Masih dalam suasana hari Tasyrik yang merupakan tiga hari sesudah Idul Adha, yakni pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhulhijah. Sebagaimana diriwayatkan oleh Nabisyah Al-Hadzali, bahwa Rasulullah SAW bersabda "Hari-hari tasyrik adalah hari makan, minum, dan berzikir kepada Allah." (HR. Muslim).
Beberapa sesepuh dan tokoh masyarakat yang hadir berdoa InsyaAllah acara doa bersama dan berbagi dengan anak yatim pada hari Tasyrik ini diijabah oleh Allah SWT dan arwah almarhumah Siti Yolanda Rouyas Sitorus Binti Ilyas S Sitorus ditempatkan oleh Allah SWT di sisi-Nya dengan sebaik-baiknya di Surga Jannatun Na'im.
Almarhumah Siti Yolanda Rouyas Sitorus Binti Ilyas S Sitorus lahir 3 Januari 1998 dan Wafat 30 Juni 2021. Pada saat itu Ilyas S Sitorus menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batubara setelah sebelumnya Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Pemprov Sumut.
Mengenang dua tahun wafatnya almarhumah, Kadis Kominfo Dr. Ilyas S Sitorus dan isteri Roudha Br Damanik, SH., M. Kn., bersama para undangan yang hadir mendo'akan almarhumah berbahagia di Surganya Allah, Allah ampuni salah dan khilafnya, Allah terangi dan lapangkan kuburnya, Allah jadikan kuburnya bahagian dari taman surganya Allah, Allah beri kenikmatan selama di alam barjah. Doa di aminkan anak yatim piatu, jama'ah masjid, jiran tetangga komplek pondok surya, rekan kerja, sahabat dan para sanak keluarga, kaum kerabat, handai tolan, serta juga sejumlah teman almarhumah semasa hayatnya.
Acara diawali makan bersama dan berbagi kasih serta santunan kepada anak-anak yatim piatu kemudian bersama undangan yang berlangsung sampai dengan malam hari diiringi do'a ke hadirat Allah SWT untuk almarhumah tercinta.
Dalam kesempatan itu, Ustad Nurtuah Tanjung mengimami do'a dan memohon kepada Allah Swt untuk Almarhummah, agar ditempatkan di sisi Allah ditempat terbaiknya Allah, Surga Jannatun Na’im serta tausyah singgah.
Ketua/pembinan anak yatim piatu jl. Setia Luhur Sei Sikambing Nizam mengatakan kehadirannya di rumah ahli bait ini bukan yang pertama kali bersama anak-anak yatim piatu ini, melainkan udah belasan kali. Kami selalu di undang baik suka maupun duka bersama anak-anak dan hari ini kami hadir 89 orang semuanya.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat Pemprovsu seperti Kadis Perhubungan Sumut Dr Agustinus S. Si, MT dan Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Dra Manna Wasalwa Lubis MAP, Kadis Koperasi dan UMKN Ir. Suherman, M. Si serta sejumlah Pejabat/Kadis Pemkab Batubara. Para pejabat dan staf Dinas Kominfo Sumut juga turut hadir ikut berdo'a bersama.
Salat Idul Adha Bersama Ribuan Warga, Gubsu Edy Ajak Masyarakat Teladani Keiklasan Nabi Ibrahim
Pagurawannews, Medan - Gubernur Sumatera (Sumut) Edy Rahmayadi mengajak umat muslim untuk meneladani dan menghayati suatu peristiwa besar yang dialami oleh Nabi Ibrahim AS, yakni harus ikhlas merelakan apapun yang paling berharga dalam hidupnya untuk dikurbankan
"Iduladha ini adalah momen kita kembali mengingat dan meneladani kisah Nabi Ibrahim, tentang ketaatannya kepada Allah SWT. Nabi Ibrahim rela mengurbankan anaknya atas perintah Allah. Itulah teladan yang bisa kita petik dari Hari Raya Kurban ini,” kata Gubernur Edy Rahmayadi usai melaksanakan Salat Iduladha 1444 H bersama ribuan warga Kota Medan dan sekitarnya di Lapangan Sepak Bola Mabar, Jalan Mangaan, Medan Deli, Kamis (29/6).
Tampak hadir Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Arief S Trinugroho, Forkopimda Sumut, para tokoh agama dan masyarakat, Kepala Dinas Kominfo Sumut Ilyas Sitorus dan sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sumut lainnya.
Menurut Gubernur Edy Rahmayadi yang hadir bersama Ketua PKK Sumut Nawal Lubis, keteladanan di masa sekarang yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari adalah bisa berbagi sesuatu yang dicintai di jalan Allah, terutama orang-orang mukmin yang ekonomi mampu. Selain itu menanamkan nilai-nilai kepatuhan kepada Allah dan menjaga keharmonisan keluarga antara orang tua dan sebaliknya.
Sementara, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan Syukri Albani Nasution dalam khutbahnya pada Salat Iduladha tersebut menyampaikan, hikmah yang bisa diambil dari perjalanan kehidupan Nabi Ibrahim dan putranya Nabi Ismail yakni sebuah pesan simbolik untuk taat kepada orang tua dalam berbagai hal, selama tidak bertentangan dengan norma-norma yang ada. Misalnya, membantu dengan ikhlas, menyayangi dan menghormati orangtua.
"Iduladha juga menjadi sebuah peristiwa penting untuk memaknai bagaimana Nabi Ismail patuh dan mendengarkan setiap perkataan Nabi Ibrahim, selaku orangtuanya," jelasnya
Menurutnya, jika ditarik dalam konteks kekinian umat muslim dituntut untuk membentuk keluarga yang memiliki akidah dan kadar keimanan yang kuat, serta tidak tergoda akan kehidupan duniawi.
"Kita bentuk dan bina keluarga kita dengan nilai-nilai ke Islaman, jadikan keluarga kita sakinah, mawaddah wa rohmah, yang penuh cinta dan kasih sayang, aqidah yang kuat, bersikap ikhlas, sabar dan taat kepada-Nya," ajaknya
Sebelum meninggalkan lokasi Salat Iduladha, Gubernur Edy Rahmayadi menyapa warga yang hadir dan menerima permintaan masyarakat untuk berswafoto. Selanjutnya rombongan menuju Masjid Al Jihad Medan, untuk menyaksikan penyembelihan hewan kurban. **(H20/DISKOMONFO SUMUT)
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Arief S Trinugroho dan Walikota Medan Bobby Nasution beserta seluruh Forkopimda Sumut melaksanakan Salat Iduladha 1444 H di Lapangan Bola Mabar Jalan Mangaan VI Medan Deli, Kota Medan, Kamis (29/6).
(Foto : Alexander AP Siahaan/Diskominfo Provsu).
Pemprov Sumut, PLN dan PT PSU Jamin Keandalan Listrik PRSU
Pagurawannews, MEDAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut), PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) dan PLN memastikan keandalan pasokan kelistrikan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU). PT PLN menyediakan 1 unit gardu bergerak berkapasitas 630 Kva.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas Sitorus yang mewakili Pemprov Sumut mengapresiasi respons cepat PLN menyelesaikan permasalahan kebutuhan listrik perayaan akbar Rakyat Sumut. Bersama dengan PLN dan PT PSU, Pemprov Sumut menjamin pada pengunjung PRSU kejadian mati listrik akan dapat cepat teratasi.
"Pada dasarnya, untuk menggelar perhelatan rakyat tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) akan selalu bersinergi dengan semua pihak," kata Ilyas, usai meninjau gardu bergerak PLN yang berada di PRSU, Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (19/6).
Gubernur pada dasarnya mengharapkan respons cepat dengan pihak terkait, apabila ada permasalahan di lapangan. Pesta rakyat ini diharapkan berjalan dengan lancar hingga hari akhir penutupan.
"Permintaan Gubernur apabila ada permasalahan di lapangan yang diharapkan beliau adalah respons cepat pihak terkait apabila ada permasalahan, misalnya mati listrik itu PLN bergerak cepat, kita berkoordinasi dengan semua pihak, PLN, TNI, Polri, semuanya, kalau tidak ada koordinasi perhelatan rakyat akbar ini pastilah terhambat," kata Ilyas.
Selain itu, Ilyas juga mengharapkan dukungan dari masyarakat. Ditargetkan sebanyak kurang lebih 400 ribu pengunjung hadir meramaikan PRSU yang digelar hingga 17 Juli 2023.
"Ini kita harapkan dukungan penuh dari masyarakat, kami menargetkan ratusan ribu orang mengunjungi PRSU, pesta rakyat ini menyajikan berbagai pagelaran budaya, promosi wisata, hiburan artis/band ibukota, dan lain-lain, dijamin menariklah," ucap Ilyas.
General Manager PLN UID Sumatera Utara Awaluddin Hafid sangat mengapresiasi acara tahunan ini. Gelaran ini menjadi fokus utama PLN untuk ikut menyukseskan acara, mulai dari pembukaan hingga penutupan nanti. PLN pun menyiagakan petugas PLN sebanyak 6 orang setiap harinya.
"Supply utama sistem kelistrikan di PRSU berasal dari PLN, dalam gelaran ini juga tersedia supply cadangan yaitu 1 buah Genset kapasitas 1250 KVA (Milik PRSU), 4 buah Genset 100 KVA (Milik panitia ) dan 1 buah Gardu Bergerak kapasitas 630 KVA (Milik PLN)," kata Awaludin.
Untuk memastikan kesiapan Petugas PLN ini, Awaluddin langsung melakukan inspeksi kehandalan kelistrikan di PRSU ini. “Inspeksi ini saya lakukan guna memastikan seluruh peralatan dan perlengkapan tersedia dalam kondisi prima dan mencukupi kebutuhan listrik selama acara ini berlangsung. Seluruh petugas dipastikan siaga dan segera bertindak cepat jika ada gangguan yang menyebabkan aliran listrik terganggu” ujar Awaluddin.**(DISKOMINFO SUMUT)











