• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

Gubernur Sumut Terus Dorong Evaluasi Bersama Upaya Penurunan Stunting

Pagurawannews, Samosir - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mendorong agar penanganan dan upaya penurunan stunting oleh pemerintah kabupaten/kota terus dilakukan secara maksimal. Karenanya peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) perlu memperkuat evaluasi dan pembenahan serta langkah ke depan mengatasi masalah pertumbuhan fisik anak.

Pesan itu ia sampaikan pada puncak peringatan Harganas Tingkat Provinsi ke-30, Sumut, yang digelar di Desa Lumban Suhi-suhi, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sabtu (29/7). Turut hadir Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis, Sekda Provsu Arief S. Trinogroho, Kadiskominfo Ilyas Sitorus, Kadis Kesehatan Alwi Mujahit serta para Bupati/Walikota se-Sumut, Penyuluh Penyuluh KB Ahli Utama Widwiono (mewakili Kepala BKKBN Pusat), Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Munawar Ibrahim dan ribuan masyarakat.
Harganas yang kerap dijadikan momentum perayaan di berbagai daerah, khususnya Sumut, menurut Gubernur, jangan  hanya sekadar memberikan kesan 'Perayaan' semata. Namun perlu ada penekanan pada perbaikan kondisi keluarga di Indonesia, khususnya Sumut.
"Karena ini kan setiap tahun kita buat acara. Bagaimana peringatan Harganas ini, bukan acara pesta saja. Tetapi untuk evaluasi," katanya.

Sedangkan terkait tema peringatan Harganas tahun 2023 yaitu, 'Menuju Keluarga Bebas Stunting Untuk Indonesia Maju', Gubernur menekankan dan mendorong agar pemerintah kabupaten/kota lebih serius dalam hal penurunan angka stunting di daerah masing-masing.
"Kita perlu basis data yang kuat dan harus bergandeng tangan dalam upaya penurunan stunting ini. Memang benar, angka stunting di Sumatera Utara itu sudah turun, namun masih ada daerah yang angkanya tinggi," ujar Gubernur.
Penurunan angka berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 itu, kata Gubernur, menerangkan bahwa angka prevalensi atau jumlah kasus stunting di Sumut berhasil turun 4,7% menjadi 21,1%. Sebelumnya di tahun 2021 prevalensi stunting tercatat 25,8%. Penurunan stunting tersebut  erat kaitannya dengan kondisi kesejahteraan masyarakat, terutama di kawasan pedesaan, yang diperkirakan masih menyisakan masalah stunting. Untuk itu pula, Gubernur mengingatkan kembali bahwa program Membangun Desa Menata Kota menjadi slogan yang di antaranya mengartikan bahwa sumber utama pangan ada di pedesaan dan harus bisa maju.

Sementara itu, Bupati Samosir Vandiko Gultom mengaku bahwa penunjukan lokasi acara puncak perayaan Harganas ke-30 tingkat Provinsi kali ini menjadi catatan bagi pemerintah kabupaten/kota, bahwa upaya penurunan stunting harus terus dilakukan dengan serius.

Vandiko menyebutkan bahwa ada tiga pola dalam hal menurunkan stunting, yakni asuh, makan dan sanitasi. Namun yang ketiga, menjadi harapan bagi pihaknya kepada pemerintah pusat maupun provinsi, guna mengalokasikan anggaran bantuan pembangunan sarana MCK bagi masyarakat yang tinggal di titik rawan stunting.
"Meskipun sudah turun, tetapi di Samosir angka stunting masih tergolong tinggi. Kalau pola asuh dan makan bisa kami lakukan, maka yang ketiga yakni sanitasi, masih banyak masyarakat yang belum memiliki fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus). Dan kami berharap melalui BKKBN, bisa mendorong ini agar bisa terealisasi," sebutnya.

Merespons hal itu, Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui Penyuluh KB Ahli Utama Widwiono menyambut baik usulan dari pemeriksaan daerah tersebut. Karena itu pihaknya mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota yang telah menurunkan angka stunting dari tahun ke tahun.

Ia berharap pada peringatan Harganas berikutnya, angka stunting di Sumatera Utara terus menurun seiring upaya yang dilakukan pemerintah daerah. Termasuk kualitas hidup masyarakat, terutama dalam keluarga.

Pada peringatan tersebut, sejumlah Bupati menerima penghargaan dengan berbagai kategori. **(H13/DISKOMINFO SUMUT)

FOTO
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumut  Nawal Lubis  menghadiri puncak perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 Tingkat Provinsi Sumut di lapangan Desa Ulos Lumban Suhi-suhi Kecamatan Pangururan,  Kabupaten Samosir.  Sabtu (29/7).  Kabupaten Samosir bertindak sebagai tuan rumah pada Harganas ke-30.
(Foto : Alexander AP Siahaan/Diskominfo Provsu)
Share:

Presentasikan SaDaINA-SUMUTSebagai Proyek Perubahan PKN II, Kadis Kominfo Sumut dapat Apresiasi

Pagurawannews, MEDAN – Portal SaDaINA-SUMUT yang dipresentasikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut) Dr. Ilyas S Sitorus mendapat apresiasi penguji. Portal SaDaINA-SUMUT tersebut merupakan portal data tingkat Sumatera Utara yang sangat dibutuhkan Sumut saat ini.

SaDaINA-SUMUT merupakan portal data sektoral dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Sumut. Dengan kata lain, SaDaINA-SUMUT akan menjadi induk data sektoral dari OPD Kabupaten/Kota termasuk Pemprov Sumut.

“Kita sangat butuh di era saat ini, inovasinya luar biasa dan data ini bisa menjadi indikator OPD dalam membuat perencanaan atau kebijakan tertentu,” kata Penguji Kelompok 2 Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II BPSDM Sumut, dr. Alwi Mujahit Hasibuan, M.Kes Rabu (26/7) di BPSDM Sumut, Jalan Ngalengko Nomor 1, Medan.

Hanya saja, masalah yang sering terjadi pada induk data adalah keterbaruan (update) data, sehingga sulit untuk dijadikan rujukan. Karena itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumut tersebut, inovasi ini harus bersifat mengikat kuat dengan pengelolanya di setiap OPD.

“Datanya bersumber dari OPD-OPD sebagai Wali data pendukung, karena ini sangat penting harus ada peraturan yang mengikat lebih detail terkait pengelolaannya di masing-masing OPD, dan ini butuh dukungan kuat dari seluruh pihak karena kita sangat butuh induk data seperti ini,” kata Alwi Mujahit.

Sementara Dr. Zulkifli selaku Mentor mengatakan bahwa Proper Sdr. Dr. Ilyas Sitorus menjadi jawaban atas kebutuhan terhadap seluruh data yang bisa diakses dalam satu wadah. Valid, kredibel, akurat, mutahir dan mudah di akses oleh seluruh pengguna yg membutuhkan dan berdampak positif dan berhasil guna utk peningkatan kualitas perencanaan kebijakan pembangunan daerah. Serta menjadikan data semakin berkualitas, dapat dibagi pakaikan antar instansi pusat dan daerah serta yang  membutuhkan termasuk DuDi (Dunia Usaha dan Dunia Industri), papar Zulkifli saat memperkuat dan memberikan dukungan berkelanjutan Proyek Perubahan Dr. Ilyas.

Kepala Dinas Kominfo Sumut Ilyas Sitorus mengatakan, Proyek Perubahan ini didasarkan karena belum tuntasnya masalah Satu Data Indonesia Tingkat Sumatera Utara, padahal Perpresnya sudah hampir lima tahun yang lalu.
Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia (SDI) yang turunannya berupa PERGUB SDI Tingkat Sumatera Utara pada Februari 2023 yang lalu dimana Pembina Data Daerah adalah BPS Provsu , Koordinator Forum Satu Data Daerah adalah Bapedalitbang Provsu dan Wali Data Daerah adalah Diskominfo Provsu, Papar Ilyas.

Dalam Propernya Ilyas mengatakan dan memberikan keyakinan kepada Penguji dan Coach Dr. Hironymus Ghodang bahwa Keberlanjutan Proyek Perubahannya akan  berlanjut, tidak hanya berhenti sampai disini,  makanya dibutuhkan dukungan Mentor dan Stakeholder terkait serta semua Ka OPD serta menyakinkan bahwa ada jaminan keberlanjutan yang dituangkan dalam sasaran kinerja pegawai (SKP) kan menjadi beban kerja yang harus dicapai sebagai salah satu komponen yg harus terpenuhi  sebagai indikator keberhasilan orgnisasi Dinas Kominfo Sumatera Utara, terang Ncekli safaan akrab Ilyas.

Ilyas juga menyampaikan keunggulan Propernya antara lain, Lebih efisien dan praktis, lebih akuray dan terukur, meningkatkan efektifitas dan efisiensi dan meningkatkan kualitas layanan serta meningkatkan transparansi.

Ilyas berharap, induk data yang namanya diambil dari bahasa Batak SaDaINA-SUMUT (satu mamak/ibu) bisa menjadi sumber data pemerintah dalam membuat perencanaan, pengambilan kebijakan ataupun keputusan. Dia juga ingin, implementasi ini benar-benar terlaksana secara menyeluruh untuk membentuk data yang berkualitas tentunya sangat butuh dukungan banyak pihak.

Ilyas juga diakhir paparannya memperlihatkan Portal SaDaINA-SUMUT dan mensimulasikannya   sehingga akan sangat berguna untuk menentukan kebijakan,” terang Ilyas.
 
Hadir pada seminar PKN II yang diselenggarakan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumut, antara lain pelatih/Coach kelompok 2 PKN BPSDM Sumut Dr. Hironymus Ghodang sebagai moderator dan Sekretaris Dewan DPRD Sumut Zulkifli, Penguji dr. Alwi Mujaglhit Hasibuan, M. Kes dan Peserta PKN II Angkatan IX Tahun 2023  serta LO seminar BPSDM Sumut.** (H15/DISKOMINFO SUMUT)

FOTO
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut Ilyas S Sitorus mempresentasikan Portal SADAINA atau Satu Data Indonesia pada Seminar Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional II yang diselenggarakan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumut, Jalan Ngalengko No. 1, Medan, Rabu (26/07/2023). (Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut / Imam Syahputra)
Share:

IPM Sumut tumbuh 0,71%, Indikator Masyarakat Tambah Sejahtera

Pagurawannews, MEDAN -  Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut). Tahun 2022, IPM di Provinsi Sumut tercatat 72,71%, atau tumbuh 0,71% jika dibanding tahun 2021 tercatat 72,00%.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut Ilyas Sitorus mengatakan IPM merupakan indikator yang digunakan untuk melihat perkembangan pembangunan suatu daerah dalam jangka panjang. Dari sana, kata Ilyas, akan dilihat soal kemajuan pembangunan manusia.

“Pemprov Sumut tahun 2023 ini bakal memfokuskan pembangunan infrastruktur jalan dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui program-program yang telah direncanakan,” ucapnya kepada wartawan di Medan, Senin (24/7).

Komponen IPM merujuk pada angka harapan hidup, melek huruf, rata-rata lama sekolah, pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan. Secara umum, pembangunan manusia Indonesia terus mengalami kemajuan selama periode 2010 hingga 2019. IPM Indonesia meningkat dari 66,53% pada tahun 2010 menjadi 71,92% pada tahun 2019, dan pada 2020 mencapai 71,77%.

“Angka harapan hidup di Sumut pada tahun 2022 mencapai 69,61%. Naik dibanding tahun 2021 yang angkanya 69,23%,” ucapnya.

Hal itu sejalan dengan implementasi visi misi Pemprov Sumut dibawah kepemimpinan Gubernur Edy Rahamayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah, yakni Sumut yang maju, aman, dan bermartabat.  Adapun misi Pemprov Sumut adalah mewujudkan masyarakat Sumut yang bermartabat dalam kehidupan, dalam politik, dalam pendidikan, dalam pergaulan dan dalam lingkungan.

Dari visi dan misi tersebut, ditetapkan prioritas pembangunan yang ditujukan pada peningkatan kesempatan kerja, peningkatan dan pemenuhan akses pendidikan, pembangunan infrastruktur yang baik dan berwawasan lingkungan, penyediaan layanan kesehatan yang berkualitas, serta peningkatan daya saing melalui sektor agraris dan pariwisata.

“Pemprov Sumut tetap harus bekerja keras untuk mencapai taget visi dan misi dengan menjalin kerjasama dengan stakeholder,” ujarnya. 

Seperti diketahui, Pemprov Sumut bakal membangun infrastruktur jalan di Sumut sepanjang 450 kilometer yang menggunakan metode multi years. Sedangkan pada sektor pembangunan SDM, Pemprov Sumut bakal mendorong pelajar untuk lebih rajin membaca melalui pojok baca dan pengembangan perpustakaan yang tersedia di 33 kabupaten/kota bahkan sampai ke desa.

Selain itu, kata Ilyas, untuk meningkatkan sumberdaya manusia, Gubernur Edy Ramhayadi juga telah menaikkan honor guru dari Rp40 ribu per jam menjadi Rp90 ribu per jam. Tujuannya untuk menaikkan kesejahteraan para guru honor yang ada di Sumut.

“Ada juga pemberian beasiswa kepada pelajar dari Pemprov Sumut. Hal ini sebagai salah satu cara meningkatkan sumber daya manusia. Beasiswa yang diberikan mulai dari mahasiswa S1, S-2, dan S-3,” pungkasnya. ** (DISKOMINFO SUMUT)


FOTO

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Dr. Ilyas S Sitorus.   (Dok/DISKOMINFO SUMUT)
Share:

Edy Rahmayadi Bantu Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Terhadap 20.400 Pekerja Rentan

Pagurawannews, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi tetap memberikan perhatian khusus kepada para pekerja rentan, seperti pemulung, tukang becak, buruh bangunan, petani, nelayan, pekerja keagamaan, pedagang kecil, peternak, dan lainnya. Melalui APBD tahun 2023, Gubernur telah memberikan iuran perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi 20.400 pekerja rentan di Sumut.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas S Sitorus kepada wartawan di Medan, Selasa (11/7). "Mengikutsertakan para pekerja rentan ini dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) merupakan terobosan dalam pengentasan kemiskinan di Sumut," kata Ilyas Sitorus.

Dijelaskan Ilyas, program perlindungan jaminan sosial yang diberikan pada para pekerja rentan tersebut adalah Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Program ini dianggarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut sejak tahun 2022, melalui Dinas Ketenagakerjaan Sumut. 

Lebih lanjut, Ilyas menerangkan, JKK adalah manfaat berupa uang tunai atau pelayanan perawatan kecelakaan kerja yang diberikan saat peserta mengalami kecelakaan kerja. Termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya, serta penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja. 

"Program ini akan sangat membantu pekerja, dimana untuk biaya pengobatan tidak ada batasan biaya sampai dengan peserta sembuh total," kata Ilyas. 

JKM adalah manfaat uang tunai yang diberikan kepada ahli waris pekerja yang meninggal dunia dengan penyebab apapun atau bukan karena kecelakaan kerja. Selain santunan kematian, ahli waris juga akan menerima manfaat layanan tambahan berupa beasiswa pendidikan sampai dengan perguruan tinggi untuk dua orang anak, yang diberikan dengan ketentuan minimal kepesertaan tiga tahun. 

"Pemprov Sumut berkomitmen bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk terus memperluas coverage BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, sebagai pencegahan risiko sosial di wilayah Sumut," ujar Ilyas. 

Sebagai informasi, pekerja rentan adalah pekerja informal yang seringkali bekerja di lingkungan tidak aman, berisiko tinggi, berpenghasilan rendah. Sehingga tidak mampu membayar iuran jaminan sosial Ketenagakerjaan secara mandiri dan berkelanjutan. 

Sementara itu, Kepala Badan Penyelenggaea Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut  Henky Rhosidien memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemprov Sumut atas perhatiannya terhadap pekerja rentan di Sumut. Pemberian bantuan tersebut menunjukkan kehadiran Pemprov Sumut di tengah masyarakat dalam hal perlindungan dan kesejahteraan masyarakat Sumut. 

Program BPJS Ketenagakerjaan dikembangkan oleh pemerintah untuk melindungi tenaga kerja atas risiko pekerjaannya. Dikatakan Henky, setiap pekerjaan memiliki risiko. Jaminan sosial hadir di saat peserta mengalami kecelakaan kerja. 

 “Apabila peserta meninggal dunia, anak dan istri atau ahli waris tentu terbantu dengan hadirnya BPJS Ketenagakerjaan. Semoga kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan BPJS Ketenagakerjaan terus berlanjut kedepan untuk mewujudkan Sumut Bermartabat,” pungkas Henky. **(H17/DISKOMINFO SUMUT)


FOTO

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut Abdul Haris Lubis, memberikan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada Pekerja Rentan Bukan Penerima Upah di Hotel Green Hill Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, baru-baru ini. (Dokumen/Disnaker)
Share:

Bupati Zahir Minta Petani dan Penyuluh Serius Mengikuti Bimtek BBPOPT

Paggurawannews, Batu Bara - Kementerian Pertanian melalui Dirjen Tanaman Pangan beserta Balai Besar Peramalan Organisme Penggangu Tumbuhan (BBPOPT) menggelar bimbingan teknis peningkatan kapasitas petani dan penyuluh di bidang usaha pertanian di Pendopo Perjuangan Simpang Dolok, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Sabtu (01/07/2023).

Bimtek ini merupakan bentuk realisasi aspirasi yang diusung oleh anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat dan melibatkan ratusan petani serta penyuluh usaha pertanian di Kabupaten Batu Bara.

Dipilihnya Kabupaten batu Bara menjadi salah satu lokasi bimbingan teknis merupakan momentum besar untuk menumbuhkembangkan sektor pertanian Kabupaten Batu Bara mulai dari SDM, pemanfaatan lahan hingga produk dan pengolahan guna menyokong perekonomian masyarakat.

Hadir Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, M.AP., bersama Ketua DPRD Batu Bara M. Safi'i, Sekda Batu Bara Norma Deli Siregar, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Batu Bara Susi Listiawati Ritonga dan sejumlah OPD lainnya.

Bimbingan teknis ini dibuka oleh Djarot Saiful Hidayat secara virtual. Djarot mengatakan melalui bimtek akan memberikan manfaat guna mendorong tumbuhnya ekonomi dari sektor pertanian dan meningkatnya kesejahteraan para petani.

Sementara itu Bupati Zahir dalam sambutannya menekankan kepada seluruh peserta bimtek agar mengikuti bimbingan dengan serius dan totalitas.

"Kepada para petani dan penyuluh harus benar-benar serius mengikuti bimbingan teknis ini agar nantinya keberhasilan program pertanian itu sendiri bisa terwujud," tegas Bupati Zahir.

Bimbingan teknis akan berlangsung selama 2 hari yang tersebar di beberapa tempat di Kabupaten Batu Bara. 

(Sumber Kominfo)
Share:

Dua Tahun Wafatnya Putri Tercinta, Keluarga Ilyas Sitorus Berdo'a Bersama dan Berbagi dengan Puluhan Anak Yatim Piatu

Pagurawannews.com, Medan - Mengenang dua tahun wafatnya almarhumah Siti Yolanda Rouyas Sitorus Binti Ilyas S Sitorus, putri tercinta Kadis Kominfo Sumut Ilyas S Sitorus, keluarga besar Ilyas menggelar Doa bersama dan berbagi dengan puluhan anak yatim.

       Acara yang berlangsung khusyuk dengan suasana penuh religius dan kekeluargaan itu berlangsung Jumat siang (30/6) bakda Shalat Jumat di kediaman Ilyas S Sitorus di Komplek Pondok Surya Helvetia Medan.

        Masih dalam suasana hari Tasyrik yang merupakan tiga hari sesudah Idul Adha, yakni pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhulhijah. Sebagaimana diriwayatkan oleh Nabisyah Al-Hadzali, bahwa Rasulullah SAW bersabda "Hari-hari tasyrik adalah hari makan, minum, dan berzikir kepada Allah." (HR. Muslim).

       Beberapa sesepuh dan tokoh masyarakat yang hadir berdoa InsyaAllah acara doa bersama dan berbagi dengan anak yatim pada hari Tasyrik ini diijabah oleh Allah SWT dan arwah almarhumah Siti Yolanda Rouyas Sitorus Binti Ilyas S Sitorus ditempatkan oleh Allah SWT di sisi-Nya dengan sebaik-baiknya di Surga Jannatun Na'im.

       Almarhumah Siti Yolanda Rouyas Sitorus Binti Ilyas S Sitorus lahir 3 Januari 1998 dan Wafat 30 Juni 2021. Pada saat itu Ilyas S Sitorus menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batubara setelah sebelumnya Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Pemprov Sumut.

       Mengenang dua tahun wafatnya almarhumah, Kadis Kominfo Dr. Ilyas S Sitorus dan isteri Roudha Br Damanik, SH., M. Kn., bersama para undangan yang hadir mendo'akan almarhumah berbahagia di Surganya Allah, Allah ampuni salah dan khilafnya, Allah terangi dan lapangkan kuburnya, Allah jadikan kuburnya bahagian dari taman surganya Allah, Allah beri kenikmatan selama di alam barjah. Doa di aminkan anak yatim piatu, jama'ah masjid, jiran tetangga komplek pondok surya, rekan kerja,  sahabat dan para sanak keluarga, kaum kerabat, handai tolan, serta juga sejumlah teman almarhumah semasa hayatnya.

       Acara diawali makan bersama dan berbagi kasih serta santunan kepada anak-anak yatim piatu kemudian bersama undangan yang berlangsung sampai dengan malam hari diiringi do'a ke hadirat Allah SWT untuk almarhumah tercinta.

      Dalam kesempatan itu, Ustad Nurtuah Tanjung mengimami do'a dan memohon kepada Allah Swt untuk Almarhummah, agar ditempatkan di sisi Allah ditempat terbaiknya Allah, Surga Jannatun Na’im serta tausyah singgah.

Ketua/pembinan anak yatim piatu jl. Setia Luhur Sei Sikambing Nizam mengatakan kehadirannya di rumah ahli bait ini bukan yang pertama kali bersama anak-anak yatim piatu ini, melainkan udah belasan kali. Kami selalu di undang baik suka maupun duka bersama anak-anak dan hari ini kami hadir 89 orang semuanya.

      Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat Pemprovsu seperti Kadis Perhubungan Sumut Dr Agustinus S. Si, MT dan Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Dra Manna Wasalwa Lubis MAP, Kadis Koperasi dan UMKN Ir.  Suherman, M. Si serta sejumlah Pejabat/Kadis Pemkab Batubara. Para pejabat dan staf Dinas Kominfo Sumut juga turut hadir ikut berdo'a bersama.
Share:

Popular Posts

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.