Tutup Porprov Sumut 2022,Edy Rahmayadi Minta Bupati/Walikota Evaluasi Pembinaan Atlet
Deliserdang, pagurawannews – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta kepada Bupati/Walikota se-Sumut mengevaluasi pembinaan atlet-atletnya. Ini bertujuan untuk mengembangkan sektor olahraga Sumut menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di mana Sumut dan Aceh menjadi tuan rumahnya.
Hal ini diungkapkan Gubernur Edy Rahmayadi usai menutup secara resmi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumut, Sabtu (5/11) di Lapangan Astaka, Jalan Williem Iskandar, Deliserdang. Selain untuk pengembangan atlet, dia berharap Porprov Sumut 2022 menjadi bahan evaluasi setiap daerah.
“Saya minta dengan segala hormat beritahu bupati/walikota masing-masing hasil yang kalian dapat di sini agar menjadi bahan evaluasi pimpinan, kita ingin olahraga di Sumut terus berkembang dan maju menuju PON 2024,” tegas Edy Rahmayadi, yang menjadi pembina saat upacara penutupan Porprov Sumut 2022.
Kota Medan berhasil keluar sebagai juara umum pada Porprov 2022 dengan raihan 84 emas, 45 perak dan 41 perunggu. Selain itu, Kota Medan juga berhasil menjadi juara umum 10 cabor yang dipertandingkan pada Porprov Sumut 2022.
Posisi kedua ditempati Deliserdang dengan 20 emas, 45 perak dan 41 perunggu, disusul Kota Binjai dengan 18 emas, 25 perak dan 28 perunggu dan posisi keempat Kabupaten Karo dengan 16 emas, 23 perak dan 28 perunggu.
“Setiap kompetisi pasti ada yang menang dan yang kalah, selamat buat yang menang, tetapi tujuan kompetisi kita ini adalah pemacu semangat, evaluasi dan memberikan pengalaman, serta hiburan untuk masyarakat, jangan patah semangat, karena patah semangat bukan ciri olahragawan,” kata Edy Rahmayadi.
Sementara itu, Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis mengatakan, ada perubahan dalam segi prestasi pada Porprov kali ini. Menurut John, pada Porprov sebelumnya Kota Medan benar-benar mendominasi di setiap cabang olahraga, namun sekarang mulai tersebar ke Kabupaten/Kota.
“Dari 17 cabor yang yang kita tandingkan pada kali ini, 10 juara umum dipegang Medan, Deliserdang 2 cabor, kemudian sisanya masing-masing 1 seperti Karo, Serdangbedagai, Binjai, Tebingtinggi, Labuhanbatu, ini artinya prestasi per cabor mulai tersebar dan mudah-mudahan ke depan persaingan semakin ketat,” kata John.
Penyerahan trofi, piagam serta trofi bergilir diserahkan langsung Gubernur Sumut Edy Rahmayadi kepada Walikota Medan Bobby Afif Nasution. Bobby Afif Nasution berharap di Porprov berikutnya Kota Medan bisa mempertahankan dan meningkatkan prestasi ini.
“Semoga ke depan bisa kita pertahankan dan kita tingkatkan lagi karena persaingan saat ini semakin ketat,” kata Bobby Afif Nasution.
Hadir pada upacara penutupan Porprov Sumut 2022, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting serta unsur Forkopimda Sumut. Hadir juga Wakil Bupati Deliserdang M Ali Yusuf Siregar, Wakik Bupati Batu Bara Oky Iqbal Prima, OPD Pemprov Sumut, diantaranya Kadispora, Tuah Man Saragih, Plt. Kadis Kominfo, Ilyas Sitorus, Kadis Naker, Baharuddin siagian, serta Kabupaten/Kota dan tokoh-tokoh olahraga Sumut.** (H15/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
PENUTUPAN PORPROVSU KE - XI TAHUN 2022
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menjadi Pembina Upacara penutupan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) Ke - XI Tahun 2022 di Lapangan Astaka Jalan Willem Iskandar, Sabtu (05/11). Penutupan Porprovsu Ke - XI Tahun 2022 ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis, dan Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting.
Diskominfo Sumut / Fahmi Aulia
JUARA UMUM PORPROVSU KE XI TAHUN 2022
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memberikan piala kepada Walikota Medan Bobby Afif Nasution pada acara penutupan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) Ke - XI Tahun 2022 di Lapangan Astaka Jalan Willem Iskandar, Sabtu (05/11). Kota Medan berhasil meraih Juara Umum pada Porprovsu Ke - XI Tahun 2022.
Diskominfo Sumut / Fahmi Aulia
Gubsu Edy Ajak Masyarakat Sumut Jadikan Olahraga Sebagai Gaya Hidup
MEDAN, pagurawannews – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengajak seluruh masyarakat Sumut untuk menjadikan olahraga sebagai gaya hidup. Karena olahraga memiliki manfaat yang sangat besar bagi kesehatan tubuh.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi saat mengikuti jalan sehat bersama ribuan masyarakat, yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Kota Medan di Taman Stadion Teladan, Medan, Minggu (30/10).
“Olahraga yang paling sederhana, seperti berjalan kaki setiap pagi, hampir semua orang bisa melakukannya. Mari berolahraga, dengan berolahraga badan bugar, sehat, bisa bersama-sama kita membangun daerah yang kita cintai ini, " kata Edy Rahmayadi.
Peserta jalan sehat pun tampak antusias dan semangat berjalan bersama Edy Rahmayadi. Bahkan, saat diminta melambaikan tangan, ribuan peserta langsung melaksanakannya dengan penuh semangat. "Nah begitu, semangat, berarti kalian sehat semuanya, pagi ini kita harus terus sehat," katanya.
Sebelum memulai jalan sehat, Edy bersama ribuan masyarakat juga melakukan senam pemanasan. Usai senam, Edy mengajak masyarakat di hadapannya untuk menyanyikan lagu ‘Kembali’ dari Koes Ploes. Masyarakat yang tampak sudah familiar dan hapal lagu tersebut, langsung ikut bernyanyi bersama dalam suasana gembira.
Kemudian Edy pun melepas peserta jalan sehat. Namun sewaktu hendak bergabung dengan rombongan peserta jalan sehat, Edy sempat diserbu peserta yang ingin bersalaman atau sekadar menyapanya.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua DPD Gerindra Sumut Gus Irawan Pasaribu, Ketua DPC Gerindra Medan Ihwan Ritonga, Plt Kepala Dinas Kominfo Sumut Ilyas Sitorus, Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumut Baharuddin Siagian, Sekwan Zulkifli dan Karo PBJ Mulyono.
Sementara itu Anggota DPR RI Romo Raden Muhammad Syafii mengharapkan kegiatan tersebut dapat memberi motivasi kepada masyarakat untuk menggalakkan olahraga. "Semoga kegiatan ini aman dan lancar, mari kita songsong Indonesia ke depan yang lebih baik, " katanya.** (H17/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO : Jalan Sehat Bersama Masyarakat, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bersama Anggota DPR RI asal Sumut Djohar Arifin dan Romo Syafi'i, Ketua DPD Gerindra Sumut Gus Irawan Pasaribu serta Ketua Partai Gerindra Kota Medan Ihwan Ritonga berolahraga bersama masyarakat pada acara Jalan Sehat yang diadakan oleh DPC Gerindra Medan, di Stadiun Teladan, Medan, Minggu (30/10).
Diskominfo Sumut / Fahmi Aulia
Dr Ilyas Sitorus Yakinkan Pemprovsu Komit Sukseskan Migrasi Penyiaran Digital
Medan, pagurawannews - Pemerintah Propinsi dan masyarakat Sumatera Utara (Sumut) diyakini komit menyukseskan migrasi penyiaran digital yang sedang berlangsung saat ini, sehingga migrasi siaran televisi (TV) analog atau Analog Switch Off (ASO) berhasil sukses.
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemprov Sumut Dr Ilyas Sitorus (fhoto) mengemukakan hal itu di Hotel Madani Medan, Selasa (25/1022) pada Sosialisasi ASO dan Penyiaran Digital.
Kegiatan yang digelar Komisi Penyiaran Daerah (KPID) Propinsi Sumut ini selain menghadirkan Dr Ilyas Sitorus juga Ketua KPID Sumut Anggia Ramadhan SE MSi dan Suardi Chamong dari TVRI.
Dikemukakan perkembangan teknologi menuntut perubahan dari sistem analog menuju era digital, termasuk dalam bidang penyiaran. Untuk itu migrasi penyiaran digital yang ditandai proses penghentian siaran TV analog dengan batas akhir seyogyanya 2 November 2022 namun diperpanjang, perlu diberhasilkan semua pihak.
Karenanya, pemerintah propinsi ini sejak awal sudah berkomitmen untuk mendukung migrasi penyiaran di Provinsi Sumut dari analog menuju digital sesuai dengan amanah Undang-Undang Cipta Kerja yang sedang digencarkan pemerintah pusat saat ini secara nasional.
“Teknologi analog tidak lagi dapat mengimbangi pemenuhan industri penyiaran dalam hal penyaluran program siaran yang terus bertambah secara dinamis seiring era digitalisasi,” kata Ilyas Sitorus.
Kondisi tersebut, lanjutnya dikarenakan terbatasnya jumlah kanal, frekuensi yang tersedia, infrastruktur penyiaran analog yang tidak efisien karena belum konvergensi, sehingga masih belum maksimal untuk mewujudkan keragaman mutu siaran.
Sementara siaran digital akan memberikan ruang bagi pelaku industri untuk dapat beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Siaran digital memiliki banyak keunggulan yang memberi manfaat kepada semua pihak bagi kepentingan pemerintah mauoun masyarakat
“Masyarakat akan memperoleh akses informasi yang memadai, siaran yang bersih gambarnya, jernih suaranya dan canggih teknologinya. Satu poin penting yang perlu disebarluaskan kepada masyarakat adalah penyiaran digital itu tidak berbayar atau gratis,” terangnya.
Oleh sebab itu kata Ilyas meski sudah banyak penjelasan pemerintah pusat kepada masyarakat tentang ini namun sosialisasi tentang pentingnya penyiaran digital ini masih perlu terus dilakukan sampai ASO benar-benar sukses karena ini sesuai dengan amanah UU Cipta Kerja dan segera Indonesia akan beralih ke sistem televisi digital.
“Makanya sosialisasi masih penting dilakukan untuk seluruh komponen bangsa, baik dari unsur pemerintah, masyarakat, industri penyiaran juga unsur negara dalam hal ini pemerintah propinsi siap membantu untuk melakukan sosialisasi tentang penyiaran digital yang sudah diamanahkan UU,” katanya.
Tentunya diharapkan semua unsur dapat memahami apa yang dimaksud dengan penyiaran digital, karena mau tidak mau semua pihak harus beralih ke era baru. “Saat ini televisi memang penetrasinya paling tinggi, tapi kalau tidak berubah juga akan ditinggalkan,” ujarnya.
Sebagai ganti penghentian siaran TV analog, masyarakat diminta untuk pindah ke TV digital. Namun, tak usah khawatir mengeluarkan banyak uang untuk migrasi ke TV digital. Sebab, masyarakat bisa menikmatinya tanpa perlu mengganti televisi yang sudah dimiliki dengan perangkat TV digital.
Dilansir dari laman Indonesia Baik milik Kemkominfo, ada dua skema untuk mendapatkan siaran TV digital. Pertama, dengan menggunakan TV digital. Kedua, jika tidak memiliki TV digital, maka perlu perangkat tambahan dekoder atau Set Top Box (STB).
Untuk itu, televisi yang hanya bisa menerima siaran analog harus memasang STB terlebih dahulu. STB merupakan alat pengkonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara yang kemudian ditampilkan pada TV analog atau TV tabung.
Masyarakat bisa membeli perangat STB sendiri di toko online maupun offline.
Bagi masyarakat yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial, bisa juga mendapatkan STB gratis dari pemerintah.
(AMIN)
Ilyas Sitorus Harapkan Kunker 35 Wartawan Ke Siantar Bisa Memberikan Andil Besar Dalam Pembangunan Sumut
MEDAN, pagurawannews – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut) Ilyas Sitorus melepas keberangkatan rombongan wartawan untuk kunjungan kerja ke kabupaten/kota. Tujuannya untuk menggali informasi terkait Stunting, Pajak, Pembangunan Infrastruktur dan Pariwisata di Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 35 wartawan unit Pemprov Sumut, dari sejumlah media cetak, elektroniki dan online. Selama empat hari, mulai Selasa (25/10) hingga Sabtu (28/10), mereka akan mencari dan menyebarkan informasi terkait stunting, pembayaran pajak secara digital, infrastruktur dan juga pariwisata.
“Bekerjalah semaksimal mungkin, informasikan semua hal terkait isu yang sudah kita tentukan kepada masyarakat dan akan menjadi masukan kepada Pemprov Sumut,” kata Ilyas Sitorus saat melepas keberangkatan rombongan di Kantor Dinas Kominfo Sumut, Jalan HM Said Nomor 27, Medan, Selasa (25/10).
Ilyas juga berharap, kunjungan kerja wartawan unit Pemprov Sumut ini bisa memberikan andil besar dalam pembangunan Sumut. Apalagi, keempat isu tersebut merupakan misi utama Pemprov Sumut dalam waktu dekat ini.
“Berikan informasi yang membangun entah itu kritikan, masukan kepada pemerintah atau juga kepada masyarakat, tujuannya tentu untuk pembangunan Sumut,” kata Ilyas.
Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut Farianda Putra Sinik meminta kepada rombongan untuk fokus dalam bekerja. Dengan begitu, hasil atau informasi yang didapatkan benar-benar berkualitas dan menyangkut kepentingan masyarakat luas.
“Fokus ke empat isu tersebut, Stunting, Pajak, Pembangunan Infrastruktur dan Pariwisata, dan saya harap bisa informasi yang diberikan bisa mengedukasi masyarakat atau menjadi masukan kepada Pemprov Sumut,” kata Farianda Putra Sinik.
Rabu (26/10) rombongan dijadwalkan akan mengunjungi sekolah, pasar, dinas-dinas kabupaten/kota dan juga tempat wisata di sekitar Kota Pematangsiantar. Keesokan harinya hingga Jumat (28/10) rombongan akan mengunjungi sekolah, Pemkab Simalungun dan objek wisata di daerah ini.
**(H15/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Ilyas Sitorus, bersama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut Farianda Putra Sinik melepas keberangkatan Wartawan Unit Pemprovsu pada kegiatan sosialisasi terkait Stunting, Pajak, Pembangunan Infrastruktur dan Pariwisata, di Kantor Kominfo Sumut Jalan H.M. Said, Medan, Selasa (25/10).
Diskominfo Sumut / Fahmi Aulia
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ilyas Sitorus Ajak Pegawai Tauladani Akhlak Rasulullah
MEDAN, pagurawannews – Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Ilyas Sitorus mengajak para pegawai di lingkungan Dinas Kominfo Sumut untuk senantiasa meneladani Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
"Kita berharap, Maulid ini dapat memberi kita motivasi dan penyemangat dalam melakukan pekerjaan kita, mestilah kita kerjakan apa yang diajarkan Nabi, kita teladani, " kata Ilyas Sitorus pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Transparansi, Kantor Dinas Kominfo Sumut, Jalan HM Said, Medan, Kamis (20/10).
Dengan meneladani Nabi, keberkahan akan datang pada seseorang. Nabi adalah suriteladan umat. "Pada momentum Maulid Nabi ini, mestilah kita senantiasa meneladani Nabi, sehingga apapun yang kita lakukan sehari-hari akan berkah, dengan berkah itu semoga Sumut Bermartabat akan segera terwujud," kata Ilyas.
Ilyas berharap, kegiatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial belaka. Para pegawai mesti mengambil pelajaran yang disampaikan oleh Ustaz yang menjadi penceramah pada Maulid tersebut.
"Ambil pelajaran dari ceramah ustaz kita hari ini, saya harap peringatan ini akan menambah rasa cinta kita kepada Baginda Rasulullah SAW, " kata Ilyas.
Selain itu, Ilyas juga berpesan kepada para pegawai Dinas Kominfo untuk selalu loyal dan menyayangi instansi. "Mari sama-sama kita membesarkan kantor kita, menyayangi kantor kita ini, " pesan Ilyas.
Ustaz Ahmad Syafii dalam ceramahnya mengatakan, Maulid Nabi hendaknya menjadi momentum untuk mengenang dan meneladani sejarah hidup dan perjuangan Rasulullah SAW. Serta memperkuat kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW.
“Jangan harap masuk surga kalau tak ada cinta kepada Nabi Muhammad, kita memperingati maulid karena cinta kita kepada Rasulullah SAW,” katanya.
Turut hadir Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Iwan Sutani Siregar, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Dedi Irawan dan seraturan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Diskominfo Sumut. **(H17/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Ilyas Sitorus menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Transparansi, Kantor Dinas Kominfo Sumut, Jalan HM Said, Medan, Kamis (20/10). (DISKOMINFO SUMUT)
11 kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak, Gubsu Perintahkan Kewaspadaan Dini
MEDAN, pagurawannews – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengintruksikan kepada Dinas Kesehatan Provinsi dan Pemkab/ Pemko se Sumut untuk melakukan kewaspadaan dini dan mengambil langkah yang cepat atas munculnya kasus 11 0rang usia 0 -18 tahun di Sumut yang mengalami Gagal Ginjal Akut (GGL).
Edy juga menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan Sumut jeput bola dan kerjasama dengan tim kesehatan kabupaten kota dan melakukan edukasi
Gubsu juga menghimbau kepada masyarakat bila ditemukan gejala pada anak maka segera dibawa ke tempat fasilitas kesehatan terdekat jangan mengambil tindakan sendiri memberi obat yang tidak direkomendasi oleh tim kesehatan terdekat.
Terkait temuan kasus gagal ginjal akut (GGA) pada anak di Sumatera Utara (Sumut) saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melakukan berbagai tindakan penanganan, agar kasus gagal ginjal akut ini tidak bertambah dan meluas. Antara lain mengimbau seluruh kabupaten/kota di Sumut agar segera memberi perhatian khusus dan melakukan tindakan penanganan.
Dari informasi yang kami terima dari Kadis Kesehatan Sumut drg. Ismail Nasution, kasus gagal ginjal akut ada 11 di Sumut, antara lain tujuh di Rumah Sakit Adam Malik dan empat di rumah sakit lain di Kota Medan. Dari jumlah tersebut, enam kasus meninggal dan satu selamat yaitu Cuci.
Demikian disampaikan Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Ilyas Sitorus (fhoto) di kantornya, Jalan HM Said Nomor 27 Medan, Selasa (18/10/2022).
Lebih lanjut dijelaskan Ilyas, untuk penanganan kasus GGA tersebut, Pemprov Sumut sudah melakukan berbagai tindakan, dantaranya membuat Surat Edaran kepada 33 kabupaten/kota, agar Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota berkoodinasi dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL), Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan instansi lainnya, agar melakukan kewaspadaan dini.
“Diharapkan juga kabupaten/kota melakukan edukasi kepada semua lapisan masyarakat terkait apa-apa saja tanda tanda dari GGA tersebut agar tidak terlambat penanganannya. Yaitu antara lain, tidak bisa buang air kecil atau sedikit dan sulit,” jelasnya.
Mantan Kadis Pendidikan Kabupaten Batu Bara ini juga menyatakan, Dinas Kesehatan Provinsi Sumut juga akan melakukan penyelidikan epidemiologi ke rumah sakit dan ke masyarakat, di mana wilayah tempat tinggal si pasien tersebut.
" drg. Ismail Nasution selalu Kadis Kesehatan Sumut sudah menganjurkan juga kepada Dinkes Kabupaten/Kota agar melakukan surveilance dan penyelidikan epidemiologi masyarakat" ungkapnya.
“Imbauan Pak Gunernur Sumut Edy Rahmayadi agar jika ada anak yang sakit, segera bawa ke fasilitas pelayanan kesehatan, agar mendapat pelayanan medis secepatnya,” imbuh ncekli panggilan akrab Ilyas.
Data yang diperoleh dari Dinkes Sumut, kasus gangguan ginjal akut tidak hanya terjadi di Sumut, melainkan ditemukan di provinsi lain, bahkan di sejumlah negara di dunia. Di Indonesia, dilaporkan 155 kasus kumulatif di 18 Provinsi, peningkatan sejak Juli sampai September, dan tertinggi di September 2022 dengan jumlah kasus 78 orang dan paling banyak pada usia 1-5 tahun sebanyak 75 org dari total kasus 155 org.
Penderita kebanyakan usia usia 0 -18 tahun (mayoritas balita), memiliki gejala demam atau infeksi lain. c. Didiagnosis gangguan ginjal akut yang belum diketahui etiologinya. Tidak mengalami kelainan ginjal sebelumnya atau penyakit ginjal kronik. Didapatkan tanda hiperinflamasi dan hiperkoagulasi.
Selain itu, ada kejadian awal 16 Oktober 2022 ada kasus kematian 70 orang anak di Gambia. Diduga dari obat yang mengandung diethylene glycol dan ethylene glycol. Dari 19 kasus Gambia, diperiksa PCR dan Metagenomik, tidak ditemukan patogen penyebab yang spesifik. Patogen yang paling banyak ditemukan dari 19 kasus tersebut adalah Human Parainfluenza Virus ( HPIV) 31,6 %, Adenovirus 15,8 %, Influenza A 15,8 %. Metagenomik squenzing ditemukan 40 % bakteri Leptospira santorasai.
(Amin)
Gangguan Ginjal Akut Merebak, Gubsu Ingatkan Masyarakat Ekstra Jaga Kesehatan Anak
PALUTA, pagurawannews - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengingatkan masyarakat untuk ekstra menjaga kesehatan anak-anak. Apalagi saat ini sedang maraknya penyakit ginjal akut yang menyerang anak-anak.
Edy Rahmayadi mengatakan hal ini saat mengunjungi Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Kebun Pembibitan PT Laju Sukses Bersama di Desa Pangirkiran, Padanglawas Utara (Paluta), Jumat (14/10). Dia meminta masyarakat memaksimalkan layanan kesehatan pemerintah demi kesehatan anak.
"Sekarang lagi banyak penyakit yang menyerang masyarakat dan berbahaya bagi jiwa anak-anak, paling tidak ibu-ibu maksimalkan layanan kesehatan pemerintah seperti Posyandu, vaksinasi di Puskesmas atau Puskesmas Pembantu demi anak-anak kita," kata Edy Rahmayadi, didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumut Nawal Lubis.
Kepala Desa dan Camat yang paling dekat dengan masyarakat harus lebih memperhatikan warganya. Begitu juga dengan tenaga kesehatan untuk lebih waspada dengan keluhan-keluhan pasien.
"Kepala Desa, Camat lebih perhatikan warganya, kalau ada yang kesulitan tolong diperhatikan, tenaga kesehatan juga waspada, karena saat ini banyak penyakit baru yang cukup membahayakan," kata Edy Rahmayadi.
Sementara itu Bupati Paluta Andar Amin Harahap mengatakan, saat ini pihaknya berupaya keras mengedukasi masyarakat terkait pentingnya kesehatan. Begitu juga dengan kesehatan bayi, balita dan anak-anak.
"Kita terus mengedukasi masyarakat terkait pentingnya kesehatan, hidup lebih sehat karena kalau sakit tidak ada lagi gunanya harta, kesehatan nomor satu, begitu juga untuk anak kita," kata Andar Amin Harahap.
Saat mengunjungi kegiatan BIAS, Edy Rahmayadi juga memberikan bantuan kepada masyarakat berupa sembako dan paket kesehatan. Selain itu, dia juga memberikan alat kesehatan untuk Puskesmas, alat pertanian dan bibit sawit ke masyarakat.
Ikut mendampingi Gubernur Sumut ke Paluta, Plt Kadis Kominfo Ilyas S Sitorus, Plt Kabiro Kesra Baharuddin Siagian, Kadis Kesehatan Ismail Lubis, Kadis Sosial Basarin Yunus Tanjung dan OPD terkait lainnya. Hadir juga OPD terkait Paluta, jajaran PT Laju Sukses Bersama, tokoh masyarakat dan agama.** (H15/DISKOMINFO SUMUT).
FOTO
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumut Nawal Lubis mengunjungi Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Kebun Pembibitan PT Laju Sukses Bersama di Desa Pangirkiran, Padanglawas Utara (Paluta), Jumat (14/10). (DISKOMINFO SUMUT).











