Dr Ilyas Sitorus Yakinkan Pemprovsu Komit Sukseskan Migrasi Penyiaran Digital
Medan, pagurawannews - Pemerintah Propinsi dan masyarakat Sumatera Utara (Sumut) diyakini komit menyukseskan migrasi penyiaran digital yang sedang berlangsung saat ini, sehingga migrasi siaran televisi (TV) analog atau Analog Switch Off (ASO) berhasil sukses.
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemprov Sumut Dr Ilyas Sitorus (fhoto) mengemukakan hal itu di Hotel Madani Medan, Selasa (25/1022) pada Sosialisasi ASO dan Penyiaran Digital.
Kegiatan yang digelar Komisi Penyiaran Daerah (KPID) Propinsi Sumut ini selain menghadirkan Dr Ilyas Sitorus juga Ketua KPID Sumut Anggia Ramadhan SE MSi dan Suardi Chamong dari TVRI.
Dikemukakan perkembangan teknologi menuntut perubahan dari sistem analog menuju era digital, termasuk dalam bidang penyiaran. Untuk itu migrasi penyiaran digital yang ditandai proses penghentian siaran TV analog dengan batas akhir seyogyanya 2 November 2022 namun diperpanjang, perlu diberhasilkan semua pihak.
Karenanya, pemerintah propinsi ini sejak awal sudah berkomitmen untuk mendukung migrasi penyiaran di Provinsi Sumut dari analog menuju digital sesuai dengan amanah Undang-Undang Cipta Kerja yang sedang digencarkan pemerintah pusat saat ini secara nasional.
“Teknologi analog tidak lagi dapat mengimbangi pemenuhan industri penyiaran dalam hal penyaluran program siaran yang terus bertambah secara dinamis seiring era digitalisasi,” kata Ilyas Sitorus.
Kondisi tersebut, lanjutnya dikarenakan terbatasnya jumlah kanal, frekuensi yang tersedia, infrastruktur penyiaran analog yang tidak efisien karena belum konvergensi, sehingga masih belum maksimal untuk mewujudkan keragaman mutu siaran.
Sementara siaran digital akan memberikan ruang bagi pelaku industri untuk dapat beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Siaran digital memiliki banyak keunggulan yang memberi manfaat kepada semua pihak bagi kepentingan pemerintah mauoun masyarakat
“Masyarakat akan memperoleh akses informasi yang memadai, siaran yang bersih gambarnya, jernih suaranya dan canggih teknologinya. Satu poin penting yang perlu disebarluaskan kepada masyarakat adalah penyiaran digital itu tidak berbayar atau gratis,” terangnya.
Oleh sebab itu kata Ilyas meski sudah banyak penjelasan pemerintah pusat kepada masyarakat tentang ini namun sosialisasi tentang pentingnya penyiaran digital ini masih perlu terus dilakukan sampai ASO benar-benar sukses karena ini sesuai dengan amanah UU Cipta Kerja dan segera Indonesia akan beralih ke sistem televisi digital.
“Makanya sosialisasi masih penting dilakukan untuk seluruh komponen bangsa, baik dari unsur pemerintah, masyarakat, industri penyiaran juga unsur negara dalam hal ini pemerintah propinsi siap membantu untuk melakukan sosialisasi tentang penyiaran digital yang sudah diamanahkan UU,” katanya.
Tentunya diharapkan semua unsur dapat memahami apa yang dimaksud dengan penyiaran digital, karena mau tidak mau semua pihak harus beralih ke era baru. “Saat ini televisi memang penetrasinya paling tinggi, tapi kalau tidak berubah juga akan ditinggalkan,” ujarnya.
Sebagai ganti penghentian siaran TV analog, masyarakat diminta untuk pindah ke TV digital. Namun, tak usah khawatir mengeluarkan banyak uang untuk migrasi ke TV digital. Sebab, masyarakat bisa menikmatinya tanpa perlu mengganti televisi yang sudah dimiliki dengan perangkat TV digital.
Dilansir dari laman Indonesia Baik milik Kemkominfo, ada dua skema untuk mendapatkan siaran TV digital. Pertama, dengan menggunakan TV digital. Kedua, jika tidak memiliki TV digital, maka perlu perangkat tambahan dekoder atau Set Top Box (STB).
Untuk itu, televisi yang hanya bisa menerima siaran analog harus memasang STB terlebih dahulu. STB merupakan alat pengkonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara yang kemudian ditampilkan pada TV analog atau TV tabung.
Masyarakat bisa membeli perangat STB sendiri di toko online maupun offline.
Bagi masyarakat yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial, bisa juga mendapatkan STB gratis dari pemerintah.
(AMIN)
Ilyas Sitorus Harapkan Kunker 35 Wartawan Ke Siantar Bisa Memberikan Andil Besar Dalam Pembangunan Sumut
MEDAN, pagurawannews – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut) Ilyas Sitorus melepas keberangkatan rombongan wartawan untuk kunjungan kerja ke kabupaten/kota. Tujuannya untuk menggali informasi terkait Stunting, Pajak, Pembangunan Infrastruktur dan Pariwisata di Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 35 wartawan unit Pemprov Sumut, dari sejumlah media cetak, elektroniki dan online. Selama empat hari, mulai Selasa (25/10) hingga Sabtu (28/10), mereka akan mencari dan menyebarkan informasi terkait stunting, pembayaran pajak secara digital, infrastruktur dan juga pariwisata.
“Bekerjalah semaksimal mungkin, informasikan semua hal terkait isu yang sudah kita tentukan kepada masyarakat dan akan menjadi masukan kepada Pemprov Sumut,” kata Ilyas Sitorus saat melepas keberangkatan rombongan di Kantor Dinas Kominfo Sumut, Jalan HM Said Nomor 27, Medan, Selasa (25/10).
Ilyas juga berharap, kunjungan kerja wartawan unit Pemprov Sumut ini bisa memberikan andil besar dalam pembangunan Sumut. Apalagi, keempat isu tersebut merupakan misi utama Pemprov Sumut dalam waktu dekat ini.
“Berikan informasi yang membangun entah itu kritikan, masukan kepada pemerintah atau juga kepada masyarakat, tujuannya tentu untuk pembangunan Sumut,” kata Ilyas.
Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut Farianda Putra Sinik meminta kepada rombongan untuk fokus dalam bekerja. Dengan begitu, hasil atau informasi yang didapatkan benar-benar berkualitas dan menyangkut kepentingan masyarakat luas.
“Fokus ke empat isu tersebut, Stunting, Pajak, Pembangunan Infrastruktur dan Pariwisata, dan saya harap bisa informasi yang diberikan bisa mengedukasi masyarakat atau menjadi masukan kepada Pemprov Sumut,” kata Farianda Putra Sinik.
Rabu (26/10) rombongan dijadwalkan akan mengunjungi sekolah, pasar, dinas-dinas kabupaten/kota dan juga tempat wisata di sekitar Kota Pematangsiantar. Keesokan harinya hingga Jumat (28/10) rombongan akan mengunjungi sekolah, Pemkab Simalungun dan objek wisata di daerah ini.
**(H15/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Ilyas Sitorus, bersama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut Farianda Putra Sinik melepas keberangkatan Wartawan Unit Pemprovsu pada kegiatan sosialisasi terkait Stunting, Pajak, Pembangunan Infrastruktur dan Pariwisata, di Kantor Kominfo Sumut Jalan H.M. Said, Medan, Selasa (25/10).
Diskominfo Sumut / Fahmi Aulia
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ilyas Sitorus Ajak Pegawai Tauladani Akhlak Rasulullah
MEDAN, pagurawannews – Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Ilyas Sitorus mengajak para pegawai di lingkungan Dinas Kominfo Sumut untuk senantiasa meneladani Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
"Kita berharap, Maulid ini dapat memberi kita motivasi dan penyemangat dalam melakukan pekerjaan kita, mestilah kita kerjakan apa yang diajarkan Nabi, kita teladani, " kata Ilyas Sitorus pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Transparansi, Kantor Dinas Kominfo Sumut, Jalan HM Said, Medan, Kamis (20/10).
Dengan meneladani Nabi, keberkahan akan datang pada seseorang. Nabi adalah suriteladan umat. "Pada momentum Maulid Nabi ini, mestilah kita senantiasa meneladani Nabi, sehingga apapun yang kita lakukan sehari-hari akan berkah, dengan berkah itu semoga Sumut Bermartabat akan segera terwujud," kata Ilyas.
Ilyas berharap, kegiatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial belaka. Para pegawai mesti mengambil pelajaran yang disampaikan oleh Ustaz yang menjadi penceramah pada Maulid tersebut.
"Ambil pelajaran dari ceramah ustaz kita hari ini, saya harap peringatan ini akan menambah rasa cinta kita kepada Baginda Rasulullah SAW, " kata Ilyas.
Selain itu, Ilyas juga berpesan kepada para pegawai Dinas Kominfo untuk selalu loyal dan menyayangi instansi. "Mari sama-sama kita membesarkan kantor kita, menyayangi kantor kita ini, " pesan Ilyas.
Ustaz Ahmad Syafii dalam ceramahnya mengatakan, Maulid Nabi hendaknya menjadi momentum untuk mengenang dan meneladani sejarah hidup dan perjuangan Rasulullah SAW. Serta memperkuat kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW.
“Jangan harap masuk surga kalau tak ada cinta kepada Nabi Muhammad, kita memperingati maulid karena cinta kita kepada Rasulullah SAW,” katanya.
Turut hadir Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Iwan Sutani Siregar, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Dedi Irawan dan seraturan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Diskominfo Sumut. **(H17/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Ilyas Sitorus menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Transparansi, Kantor Dinas Kominfo Sumut, Jalan HM Said, Medan, Kamis (20/10). (DISKOMINFO SUMUT)
11 kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak, Gubsu Perintahkan Kewaspadaan Dini
MEDAN, pagurawannews – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengintruksikan kepada Dinas Kesehatan Provinsi dan Pemkab/ Pemko se Sumut untuk melakukan kewaspadaan dini dan mengambil langkah yang cepat atas munculnya kasus 11 0rang usia 0 -18 tahun di Sumut yang mengalami Gagal Ginjal Akut (GGL).
Edy juga menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan Sumut jeput bola dan kerjasama dengan tim kesehatan kabupaten kota dan melakukan edukasi
Gubsu juga menghimbau kepada masyarakat bila ditemukan gejala pada anak maka segera dibawa ke tempat fasilitas kesehatan terdekat jangan mengambil tindakan sendiri memberi obat yang tidak direkomendasi oleh tim kesehatan terdekat.
Terkait temuan kasus gagal ginjal akut (GGA) pada anak di Sumatera Utara (Sumut) saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melakukan berbagai tindakan penanganan, agar kasus gagal ginjal akut ini tidak bertambah dan meluas. Antara lain mengimbau seluruh kabupaten/kota di Sumut agar segera memberi perhatian khusus dan melakukan tindakan penanganan.
Dari informasi yang kami terima dari Kadis Kesehatan Sumut drg. Ismail Nasution, kasus gagal ginjal akut ada 11 di Sumut, antara lain tujuh di Rumah Sakit Adam Malik dan empat di rumah sakit lain di Kota Medan. Dari jumlah tersebut, enam kasus meninggal dan satu selamat yaitu Cuci.
Demikian disampaikan Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Ilyas Sitorus (fhoto) di kantornya, Jalan HM Said Nomor 27 Medan, Selasa (18/10/2022).
Lebih lanjut dijelaskan Ilyas, untuk penanganan kasus GGA tersebut, Pemprov Sumut sudah melakukan berbagai tindakan, dantaranya membuat Surat Edaran kepada 33 kabupaten/kota, agar Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota berkoodinasi dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL), Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan instansi lainnya, agar melakukan kewaspadaan dini.
“Diharapkan juga kabupaten/kota melakukan edukasi kepada semua lapisan masyarakat terkait apa-apa saja tanda tanda dari GGA tersebut agar tidak terlambat penanganannya. Yaitu antara lain, tidak bisa buang air kecil atau sedikit dan sulit,” jelasnya.
Mantan Kadis Pendidikan Kabupaten Batu Bara ini juga menyatakan, Dinas Kesehatan Provinsi Sumut juga akan melakukan penyelidikan epidemiologi ke rumah sakit dan ke masyarakat, di mana wilayah tempat tinggal si pasien tersebut.
" drg. Ismail Nasution selalu Kadis Kesehatan Sumut sudah menganjurkan juga kepada Dinkes Kabupaten/Kota agar melakukan surveilance dan penyelidikan epidemiologi masyarakat" ungkapnya.
“Imbauan Pak Gunernur Sumut Edy Rahmayadi agar jika ada anak yang sakit, segera bawa ke fasilitas pelayanan kesehatan, agar mendapat pelayanan medis secepatnya,” imbuh ncekli panggilan akrab Ilyas.
Data yang diperoleh dari Dinkes Sumut, kasus gangguan ginjal akut tidak hanya terjadi di Sumut, melainkan ditemukan di provinsi lain, bahkan di sejumlah negara di dunia. Di Indonesia, dilaporkan 155 kasus kumulatif di 18 Provinsi, peningkatan sejak Juli sampai September, dan tertinggi di September 2022 dengan jumlah kasus 78 orang dan paling banyak pada usia 1-5 tahun sebanyak 75 org dari total kasus 155 org.
Penderita kebanyakan usia usia 0 -18 tahun (mayoritas balita), memiliki gejala demam atau infeksi lain. c. Didiagnosis gangguan ginjal akut yang belum diketahui etiologinya. Tidak mengalami kelainan ginjal sebelumnya atau penyakit ginjal kronik. Didapatkan tanda hiperinflamasi dan hiperkoagulasi.
Selain itu, ada kejadian awal 16 Oktober 2022 ada kasus kematian 70 orang anak di Gambia. Diduga dari obat yang mengandung diethylene glycol dan ethylene glycol. Dari 19 kasus Gambia, diperiksa PCR dan Metagenomik, tidak ditemukan patogen penyebab yang spesifik. Patogen yang paling banyak ditemukan dari 19 kasus tersebut adalah Human Parainfluenza Virus ( HPIV) 31,6 %, Adenovirus 15,8 %, Influenza A 15,8 %. Metagenomik squenzing ditemukan 40 % bakteri Leptospira santorasai.
(Amin)
Gangguan Ginjal Akut Merebak, Gubsu Ingatkan Masyarakat Ekstra Jaga Kesehatan Anak
PALUTA, pagurawannews - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengingatkan masyarakat untuk ekstra menjaga kesehatan anak-anak. Apalagi saat ini sedang maraknya penyakit ginjal akut yang menyerang anak-anak.
Edy Rahmayadi mengatakan hal ini saat mengunjungi Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Kebun Pembibitan PT Laju Sukses Bersama di Desa Pangirkiran, Padanglawas Utara (Paluta), Jumat (14/10). Dia meminta masyarakat memaksimalkan layanan kesehatan pemerintah demi kesehatan anak.
"Sekarang lagi banyak penyakit yang menyerang masyarakat dan berbahaya bagi jiwa anak-anak, paling tidak ibu-ibu maksimalkan layanan kesehatan pemerintah seperti Posyandu, vaksinasi di Puskesmas atau Puskesmas Pembantu demi anak-anak kita," kata Edy Rahmayadi, didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumut Nawal Lubis.
Kepala Desa dan Camat yang paling dekat dengan masyarakat harus lebih memperhatikan warganya. Begitu juga dengan tenaga kesehatan untuk lebih waspada dengan keluhan-keluhan pasien.
"Kepala Desa, Camat lebih perhatikan warganya, kalau ada yang kesulitan tolong diperhatikan, tenaga kesehatan juga waspada, karena saat ini banyak penyakit baru yang cukup membahayakan," kata Edy Rahmayadi.
Sementara itu Bupati Paluta Andar Amin Harahap mengatakan, saat ini pihaknya berupaya keras mengedukasi masyarakat terkait pentingnya kesehatan. Begitu juga dengan kesehatan bayi, balita dan anak-anak.
"Kita terus mengedukasi masyarakat terkait pentingnya kesehatan, hidup lebih sehat karena kalau sakit tidak ada lagi gunanya harta, kesehatan nomor satu, begitu juga untuk anak kita," kata Andar Amin Harahap.
Saat mengunjungi kegiatan BIAS, Edy Rahmayadi juga memberikan bantuan kepada masyarakat berupa sembako dan paket kesehatan. Selain itu, dia juga memberikan alat kesehatan untuk Puskesmas, alat pertanian dan bibit sawit ke masyarakat.
Ikut mendampingi Gubernur Sumut ke Paluta, Plt Kadis Kominfo Ilyas S Sitorus, Plt Kabiro Kesra Baharuddin Siagian, Kadis Kesehatan Ismail Lubis, Kadis Sosial Basarin Yunus Tanjung dan OPD terkait lainnya. Hadir juga OPD terkait Paluta, jajaran PT Laju Sukses Bersama, tokoh masyarakat dan agama.** (H15/DISKOMINFO SUMUT).
FOTO
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumut Nawal Lubis mengunjungi Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Kebun Pembibitan PT Laju Sukses Bersama di Desa Pangirkiran, Padanglawas Utara (Paluta), Jumat (14/10). (DISKOMINFO SUMUT).
Kabupaten Palas Dapat 170 M Anggaran Perbaikan Jalan, Plt Bupati Ahmad Zarnawi : Terima Kasih Pak Edy Rahmayadi
PALAS, pagurawannews – Mendapat alokasi dana Rp170 miliar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut), Plt Bupati Padanglawas (Palas) Ahmad Zarnawi Pasaribu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Dana tersebut akan digunakan untuk perbaikan jalan dengan total panjang sekitar 30 Km.
"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur yang telah mengalokasikan Rp170 miliar hanya untuk jalan saja, karena jalan yang layak memang sangat kami butuhkan," kata Ahmad Zarnawi Pasaribu di acara pertemuan Gubernur Sumut dengan Camat, Kepala Desa, guru dan OPD Kabupaten Palas, Jumat (14/10) di Gedung Serbaguna Palas.
Setidaknya ada delapan ruas jalan di Palas yang masuk dalam proyek Multi Years Contract (MYC) Pemprov Sumut. Antara lain Jalan Sibuhuan-Penyabungan 6 Km, Binanga - Aek Nabara Tonga 2,2 Km, Ujungbatu - Batas Riau 3,4 Km, Sibuhuan - Ujungbatu 3,6 Km, Paringgonan - Sibuhuan 1,6 Km, Sihaporas (batas Paluta) - Paringgonan 6,3 Km, Aek Nabara Tonga - Sibuhuan 4,5 Km, Aliaga - Muara Tige - Batas Riau 4,5 Km. Juga akan dilakukan pembangunan 3 box culvert di ruas jalan Sihaporas - Paringgonan. Ada juga pembangunan jembatan, dan gorong/drainase sepanjang 4 Km.
Perbaikan jalan, menurut Edy Rahmayadi, akan memberikan dampak besar pada perekonomian suatu daerah. Walau begitu, Edy Rahmayadi juga meminta dukungan semua pihak agar proyek perbaikan infrastruktur jalan di Palas sukses dan lancar.
"Kita ingin masyarakat bisa menikmati jalan yang layak, itu juga akan mengurangi cost distribusi barang/jasa, yang akan meningkatkan perekonomian kita, makanya itu harus sama-sama kita dukung," kata Edy Rahmayadi pada acara tersebut didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumut Nawal Lubis.
Edy Rahmayadi juga memberikan motivasi terutama kepada Kepala Desa yang hadir untuk memaksimalkan Dana Desa. Mendorong Kepala Desa agar lebih kreatif dan inovatif membimbing masyarakatnya untuk lebih maju.
"Ayo Pak Kepala Desa, kalian setiap tahun dapat anggaran, maksimalkan, efektif, kalau kalian bikin mantap desa kalian datang aku ke sana, saya tambahi uang kalian, tak perlu berebut ke kota, tapi harus ada kehidupan lebih baik di desa. Camat juga harus ikut, bantu desa-desanya," kata Edy Rahmayadi sembari menunjukkan video desa-desa maju di Jawa.
Edy Rahmayadi juga memberikan bantuan sembako kepada masyarakat setempat, alat pertanian, paket kesehatan dan alat kesehatan untuk Puskesmas dan Puskesmas Pembantu.
Turut hadir di acara ini beberapa OPD Pemprov Sumut seperti Plt Kadis Kominfo Ilyas Sitorus, Plt Kabiro Kesra Baharuddin Siagian, Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Bambang Pardede, Kadis Sosial Basarin Yunus Tanjung, serta OPD terkait lainnya. Hadir juga Sekda Palas Arpan Nasution dan OPD terkait, tokoh agama, masyarakat, pendidikan dan budaya.** (H15/DISKOMINFO SUMUT)
FOTO
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bertemu dengan para Camat, Kepala Desa, guru dan OPD Kabupaten Palas, dalam rangka kunjungan strategis daerah, Jumat (14/10) di Gedung Serbaguna Palas. Pada kesempatan itu, Plt Palas Ahmad Zarnawi Pasaribu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur, atas alokasi dana Rp170 miliar dari Pemprov untuk perbaikan jalan dengan di daerahnya. (DISKOMINFO SUMUT)
Keluarga Besar Disdik Batu Bara Sembelih 16 Ekor Sapi Sebagai Hewan Qurban
Batu Bara, pagurawannews.com - Zahir, Bupati Batu Bara, selalu menghimbau dalam kesempatan kepada OPD agar selalu berbagi kapan saja apalagi disaat suasana pandemi COVID-19 begini. Momen Idul Adha salah satu waktu yang sangat cocok, kenang Ilyas mengingat pesan Bupati yang saat ini sedang menjalankan ibadah haji di tanah suci.
Hari Raya Idul adha/Idul Qurban ini merupakan salah satu waktu yang tepat sebagai momen dan semangat berbagi untuk semua, karena daging qurban tidak hanya disantap bersama keluarga tapi juga dibagikan kepada tetangga, saudara, kerabat serta orang-orang yang membutuhkan.
Hal tersebut dikatakan Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus kepada awak media usai menyaksikan penyembelihan hewan qurban keluarga besar Dinas Pendidikan di Halaman Dinas Pendidikan Perupuk Kab Batu Bara, Selasa 12/7/22.
Berqurban menurut mantan Kepala Biro Humas Keprotokolan Pemprovsu ini adalah wujud keta'atan dan ke ikhlasan serta keteladanan seorang hamba Allah bernama Nabi Ibrahim AS bersama Putra/anak kesayangannya Ismail AS.
Wujud tersebut merupakan hal paling berat dan butuh keberanian sebagai manusia. Melalui berkurban dengan hewan yang telah disyariatkan pula, manusia diajarkan untuk mengorbankan sebagian hartanya untuk dibagikan kepada sesama.
Ilyas menuturkan juga bahwa manusia dilahirkan ke muka bumi untuk mengalami ujian, termasuk ujian dalam kepemilikan harta dan benda. Meski demikian, manusia harus menyadari bahwa harta tersebut hakikatnya tak seutuhnya dimiliki, karena semua hanya titipan dari yang Maha Kuasa. Yah seolah-olah milik kita, itulah yang sedang diuji oleh Allah SWT, mau tidak kita mengorbankan sebagian milik kita tadi,” tandas Ilyas.
Oleh karenanya, ia meminta keluarga besar Dinas Pendidikan mengambil hikmah atau memetik pelajaran dari kisah Nabi Ibrahim AS tersebut. Setiap kita adalah Ibrahim. Sesungguhnya Ibrahim tidak diperintah Allah untuk mengikhlaskan Ismail, Ibrahim hanya diminta Allah yang Maha Besar untuk menghapus rasa kepemilikan terhadap Ismail. Pada hakikatnya semua adalah milik Allah pencipta alam semesta, papar Ncekli safaan akrab Kadisdik Kab Batu Bara ini.
Lebih lanjut Ilyas mengatakan bahwa setiap kebaikan adalah sedekah, yang berfungsi untuk mensucikan diri dan harta, Ibadah qurban adalah amal kebaikan yang sangat Allah sukai. Kepada seluruh peserta qurban tahun ini, saya aturkan terimakasih. Kita bisa berbagi melalui ibadah qurban, ini suatu yang Allah sangat sukai. Bismillah berkah dan sehat kita semua, in sya Allah COVID-19 segera berakhir, Allah memberi umur panjang sehingga tahun depan kita bisa ber-qurban kembali dan mengajak kawan-kawan lainnya sehingga jumlah yang lebih banyak dan kita bisa berbagi lebih banyak lagi, aamiin aamiin aamiin yaa robbal aalamiin, harap Ilyas.
Sementara atas nama Ketua Panitia Qurban Keluarga Besar Disdik 1443H/2022M, Sekretaris Disdik Darwinson Tumanggor mengucapkan terimakasih atas kebersamaan kita semua hingga kegiatan baik ini dapat kita laksanakan dengan penuh keikhlasan dan tahun depan in sya allah bertambah jumlahnya, aamiin.
Darwinson juga mengatakan bahwa hewan qurban berasal dari K3S dan MKKS serta Pengawas dan Pegawai dilingkungan Disdik Kabupaten Batu Bara berjumlah 16 ekor dan 1 kita serahkan ke Pemkab dan sisanya 15 ekor sama tadi kita saksikan disembelih di tempat ini dan semua rangkaian kegiatan tetap mengikuti prokes COVID-19 dan Semua Hewan Qurban telah dinyatakan bebas Penyakit Mulut dan Kuku oleh Dinas Perikanan dan Pwternakan Kab. Batu Bara.
Usai penyembelihan hewan qurban dilanjutkan dengan makan siang bersama keluarga besar Disdik dan awak media yang berkesempatan hadir bersama.
Hadir dalam kesempatan selain Kadisdik Ilyas Sitorus, Ketua Dharma Wanita Unit Disdik Roudhoh Br. Damanik, Sekretaris Darwinson Tumanggor, Kabid SD Basrah, Kabid SMP Danil, Kabid PNFI Syafrial, Kasi Kasubbag serta Ketua K3S, MKKS SMP, Kepala Sekolah SD dan SMP serta pengawas dan awak media cetak dan elektronik yang berkesempatan hadir bersama.
(Amin)











